Yogyakarta — Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Regional Centre of Expertise (RCE) Yogyakarta, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat, menjalin kerja sama internasional dengan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) dalam program bertajuk Networking for Innovative, Cultural & Sustainability. Kegiatan yang berlangsung pada 18–24 April 2026 ini menjadi wujud nyata upaya memperkuat kerja sama internasional di bidang budaya, pembangunan berkelanjutan, dan pengabdian kepada masyarakat.
SDGs 17 : Kemitraan untuk mencapai tujuan
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian serta mendukung kesejahteraan masyarakat. Ketahanan UMKM dalam menghadapi berbagai situasi ekonomi menunjukkan bahwa sektor ini mampu mempertahankan keberlangsungan usaha dan menopang aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Namun demikian, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangan usaha, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola bisnis dan strategi pemasaran produk.
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada (UGM) merespons permintaan komunitas UMKM yang tergabung dalam Koperasi Multipihak di Kabupaten Klaten untuk mendapatkan pendampingan dalam upaya meningkatkan kualitas usaha serta memperluas jangkauan pasar. Respons tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026.
Sebanyak 112 dosen dari berbagai fakultas di Universitas Gadjah Mada mengikuti kegiatan Sekolah Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PPM UGM Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) pada 7–8 April 2026 di Ballroom Teaching Industry Learning Center (TILC) Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dosen dalam mendampingi mahasiswa KKN-PPM UGM agar mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Magelang — Tim Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada melakukan kegiatan assessment atas permintaan BUMDes Mitra Usaha Mandiri Pakunden di Desa Pakunden, Kabupaten Magelang, pada Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi pemanfaatan potensi sumber daya desa sekaligus merumuskan langkah strategis pengembangan ekonomi produktif berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui penerjunan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Peduli Bencana di Provinsi Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan di dua wilayah terdampak bencana, yakni Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Aceh Utara, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana.

Upacara diadakan di Balairung UGM untuk menerjunkan Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM) UGM Peduli Bencana (PB) di Sumatra (30/1). Sebanyak tiga puluh mahasiswa, yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), menghadiri acara tersebut. Mahasiswa ini berasal dari 10 fakultas dan sekolah vokasi, dengan penempatan di dua lokasi di Provinsi Aceh: Desa Geudumbak di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dan Desa Manyang Cut di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Program KKN-PPM Peduli Bencana ini akan berlangsung selama tiga puluh hari, dari 31 Januari hingga 1 Maret 2026.

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggerakkan Disaster Responses Unit (DERU) bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) unit JT-159 untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (16/1). Inisiatif ini merupakan bagian dari program UGM Peduli Bencana Banjir Jawa Tengah 2026, yang mencerminkan komitmen universitas terhadap tanggung jawab sosial dan dukungan kepada masyarakat di saat bencana.
Universitas Gadjah Mada hadir sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dalam merespons bencana banjir yang melanda Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Melalui DERU DPkM UGM Peduli Bencana, turun langsung mendampingi warga terdampak melalui bantuan evakuasi, pengamanan barang berharga, serta penyaluran logistik berupa makanan, obat-obatan, dan perlengkapan evakuasi.
Sebanyak 1044 mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menghadiri upacara penerjunan Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM) UGM Periode 4 Tahun 2025 di Gedung Olahraga (GOR) Nusantara UGM, Jumat (19/12). Peserta KKN-PPM periode ini berasal dari 18 Fakultas dan Sekolah Vokasi. Pada periode ini terdapat 40 unit dengan lokasi pengabdian yang tersebar di 10 Provinsi (6 Pulau Jawa, 4 Pulau Jawa), 24 Kabupaten/Kota, 39 Kecamatan, serta 80 Desa/Kelurahan. Operasional KKN-PPM Periode 4 ini akan dilaksanakan selama 50 hari dimulai pada tanggal 20 Desember 2025 sampai dengan 7 Februari 2025.