Yogyakarta — Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Regional Centre of Expertise (RCE) Yogyakarta, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat, menjalin kerja sama internasional dengan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) dalam program bertajuk Networking for Innovative, Cultural & Sustainability. Kegiatan yang berlangsung pada 18–24 April 2026 ini menjadi wujud nyata upaya memperkuat kerja sama internasional di bidang budaya, pembangunan berkelanjutan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Program diawali dengan kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Unit Teras Boyolali bersama delegasi UNIMAS Malaysia di SD Negeri Cemoro, Boyolali, Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut, peserta melaksanakan berbagai program edukatif, seperti penyuluhan kesehatan, pengenalan budaya Indonesia dan Malaysia, serta edukasi mengenai gizi seimbang bagi siswa sekolah dasar.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran global yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara dalam semangat kolaborasi dan pertukaran budaya.
Selain kegiatan pengabdian, delegasi UNIMAS juga mengikuti kunjungan akademik ke Museum Biologi UGM sebagai bagian dari program pembelajaran di luar kampus. Para delegasi turut berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai program kerja RCE Yogyakarta di Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan audiensi dan diskusi di SMA Negeri 8 Yogyakarta mengenai model kurikulum dan pengembangan pendidikan. Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran wawasan terkait sistem pendidikan di Indonesia dan Malaysia.
Sebagai penutup, mahasiswa KKN-PPM UGM Unit Terban, Gondokusuman bersama delegasi UNIMAS mengadakan pertunjukan budaya di Atrium Pasar Terban, Yogyakarta. Setelah sesi diskusi, acara dilanjutkan dengan penampilan budaya dari mahasiswa UNIMAS Malaysia dan mahasiswa UGM yang menampilkan kekayaan budaya masing-masing negara.

Pertunjukan tersebut menjadi simbol eratnya persahabatan dan kerja sama internasional antara Indonesia dan Malaysia, sekaligus menegaskan pentingnya budaya sebagai jembatan dalam membangun jejaring global.
Melalui program ini, UGM dan UNIMAS berharap dapat terus memperluas kerja sama internasional serta mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan melalui budaya, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penulis : Azri Faisal Nabhan and Djoko Santosa