Sebanyak 1044 mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menghadiri upacara penerjunan Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM) UGM Periode 4 Tahun 2025 di Gedung Olahraga (GOR) Nusantara UGM, Jumat (19/12). Peserta KKN-PPM periode ini berasal dari 18 Fakultas dan Sekolah Vokasi. Pada periode ini terdapat 40 unit dengan lokasi pengabdian yang tersebar di 10 Provinsi (6 Pulau Jawa, 4 Pulau Jawa), 24 Kabupaten/Kota, 39 Kecamatan, serta 80 Desa/Kelurahan. Operasional KKN-PPM Periode 4 ini akan dilaksanakan selama 50 hari dimulai pada tanggal 20 Desember 2025 sampai dengan 7 Februari 2025.
SDGs 3 Kehidupan sehat dan sejahtera
Kawasan Transmigrasi Rempang Eco-City di Barelang, Batam, memiliki potensi besar untuk penguatan ekonomi biru melalui sektor perikanan komunitas. Kebutuhan ikan air tawar yang terus meningkat, kualitas lingkungan perairan yang sesuai, serta karakter masyarakat transmigran yang menjunjung gotong royong menjadi pondasi penting bagi pengembangan budidaya perikanan sebagai potensi unggulan kawasan.
Gelanggang Emergency Response (GER) bekerja sama dengan Unit Renang Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) UGM, menyelenggarakan Latihan Gabungan Keselamatan dan Penyelamatan Air di Kolam Renang Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (15-16/11). Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta, termasuk masyarakat umum dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM UGM) Periode 4 Tahun 2025, khususnya dari unit-unit lokasi prioritas yang berpotensi menghadapi risiko terkait aktivitas di perairan selama pengabdian.
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi mengenai Jaminan Sosial dan Pembekalan Peningkatan Softskill bagi mahasiswa KKN-PPM Periode 4 Tahun 2025, bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan di Ballroom Hotel Grand Tjokro, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari unit KKN-PPM dengan kode lokasi 2025-YO103, 2025-YO113, 2025-YO121, 2025-YO123, dan 2025-YO124, dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman tentang jaminan sosial dan mempersiapkan kemampuan yang diperlukan sebelum terjun ke lokasi pengabdian.

Di lereng pegunungan Nawangan yang sejuk, tak jauh dari rumah persinggahan Jenderal Soedirman, sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) datang membawa cahaya baru. Bukan cahaya dari lentera, melainkan dari buku, seni, dan harapan.
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Pembekalan Khusus bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) sebagai persiapan sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian. Kegiatan ini berlangsung pada 30 Agustus 2025 untuk Periode 3 dan 13–14 September 2025 untuk Periode 4, bertempat di Fakultas Peternakan UGM, dan diikuti ribuan mahasiswa calon peserta KKN-PPM dari berbagai fakultas.

Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan keuangan diwujudkan oleh mahasiswa Aktuaria Universitas Gadjah Mada (UGM), Nathanael Yosefen, melalui kegiatan Edukasi Literasi Asuransi dan BPJS Ketenagakerjaan yang dilaksanakan di RW 05 Sapordanco, Waisai, Kabupaten Raja Ampat.

Puluhan siswa kelas 12 SMKS YPK Bukit Zaitun, Waisai, Raja Ampat tampak serius menyimak pemaparan dalam kegiatan sosialisasi bertajuk “Nikah Sah, Hidup Berkah: Kesadaran Hukum Perkawinan di Waisai”. Acara ini digelar oleh mahasiswa KKN-PPM UGM Tim Sorai Waisai pada Kamis, 17 Juli 2025, dengan tujuan menanamkan pemahaman hukum perkawinan kepada remaja sejak usia sekolah.

Tawa anak-anak di SDN 33 Waiminir pagi itu pecah ketika mereka berbaris sambil memegang sikat gigi baru. Di antara sorak sorai, terdengar suara riuh menyanyikan lagu ceria yang dibawakan mahasiswa KKN-PPM UGM Sorai Waisai 2025.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Tim KKN-PPM UGM Senada Ngada 2025 resmi menuntaskan rangkaian program unggulan berbasis digitalisasi di dua desa lokasi pengabdian, yakni Desa Wae Ia dan Desa Wogo, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Program ini menjadi bagian dari misi utama tim dalam mengintegrasikan potensi lokal dengan teknologi digital, serta menjawab tantangan era modern di masyarakat akar rumput.