Mahasiswa KKN-PPM UGM menghadirkan inovasi teknologi tepat guna berupa alat monitoring berbasis sensor di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Teknologi ini dikembangkan untuk mendukung efisiensi budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi penanganan sampah organik lokal.
SDGs 11 :Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan

Di tengah semakin berkembangnya sektor pariwisata daerah, Kalurahan Wonolelo, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, mulai menampilkan potensi wisata yang tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga pada kekayaan adat, tradisi, seni, dan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat. Unsur-Unsur tersebut menjadi hal penting bagi Kalurahan Wonolelo untuk memperkuat identitas sekaligus menjadi daya tarik tersendiri sebagai objek wisata.Terletak hanya sekitar 30 — 45 menit dari Kota Yogyakarta, Kalurahan Wonolelo menawarkan nuansa pedesaan yang asri, tetapi masih relatif dekat dengan pusat aktivitas perkotaan. Kondisi inilah yang membuat wilayah tersebut memiliki daya tarik untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis petualangan alam, salah satunya melalui wisata off-road.

Hamparan hijau yang kini membentang di kawasan pesisir Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, bukan hanya jadi pemandangan yang menyejukkan mata. Di balik rimbunnya pohon cemara dan mangrove, tersimpan cerita panjang tentang perjuangan warga mengubah kawasan pasir tandus menjadi benteng alami sekaligus penyelamat pertanian.
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Mancak Periode 2 Tahun 2026 melaksanakan rangkaian program pengabdian di Desa Ciwarna, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, pada 20 Juni–8 Agustus 2026. Selama tujuh pekan, mahasiswa berkolaborasi dengan pemerintah desa, masyarakat, dan perangkat daerah melalui enam program terpadu yang disusun berdasarkan kebutuhan serta potensi masyarakat.

Mahasiswa KKN-PPM UGM memasang lampu penerangan bertenaga panel surya dan reflektor jalan di sejumlah titik Desa Ciwarna, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang. Program tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga saat beraktivitas pada malam hari sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa.
Tim Mahasiswa KKN PPM UGM mendokumentasikan warisan budaya sekaligus meluruskan pemahaman masyarakat mengenai makna dan nilai budaya Bayan. Penyusunan catatan bertajuk “Arsip Ingatan Bayan” ini diinisiasi oleh Muhammad Lodhi Firmansyah bersama Amanda Maika Marjano berdasarkan sejumlah referensi ilmiah yang relevan, wawancara mendalam dengan tokoh adat, diskusi bersama masyarakat, serta hasil observasi lapangan di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada melalui program KKN PPM Temu Balaesang 2026 turut mendorong pengembangan potensi pariwisata di Desa Mapane Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada Unit Kecamatan Kemalang melaksanakan empat program unggulan di Desa Bumiharjo pada 20 Juni – 8 Agustus 2026. Program-program tersebut meliputi pembuatan humus bambu, penanaman Rumput Gama Umami, pembuatan website desa, serta pemasangan reflektor jalan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan lereng Gunung Merapi.

Tim KKN-PPM UGM Berseri Seram melaksanakan program kerja penanaman 800 bibit mangrove di Negeri Wailulu, Maluku Tengah. Program ini berkolaborasi dengan masyarakat setempat serta diikuti oleh kelompok pemuda hingga aparat keamanan.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi melepas 26 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026 yang telah menuntaskan pengabdian selama 43 hari di Pulau Medang, Kecamatan Labuhan Badas. Acara pelepasan berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (7/8/2026).


