• Tentang UGM
  • Simaster
  • KKN-PPM
  • Student Community Service
  • Jurnal Pengabdian
  • Mitra Pengabdian
  • Workshop UMKM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Subdirektorat
    • Kuliah Kerja Nyata
      • KKN-PPM
      • SCS-CEL
    • Pemberdayaan Masyarakat
      • RCE – Yogyakarta
      • UMKM
      • TTG
      • DERU – UGM
      • Wilayah Binaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Data & Informasi
  • Publikasi
  • Tentang
    • Sekilas DPkM
    • Struktur Organisasi
    • Kontak
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • DPkM UGM Gelar KNPPM 2025: Perkuat Kolaborasi Ilmiah untuk Wujudkan Desa Mandiri yang Inovatif

DPkM UGM Gelar KNPPM 2025: Perkuat Kolaborasi Ilmiah untuk Wujudkan Desa Mandiri yang Inovatif

  • Berita Utama DPkM, KKN, Pemberdayaan Masyarakat, SDGs 1 : Menghapus Kemiskinan, SDGs 11 :Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDGs 11 :Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDGs 17 : Kemitraan untuk mencapai tujuan, SDGs 17 : Kemitraan untuk mencapai tujuan, SDGs 4 : Pendidikan berkualitas (quality education), SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs 9 : Industri, Inovasi dan Infrastruktur, Sekretariat
  • 6 November 2025, 16.34
  • Oleh: dwi.nur.halimah
  • 0


Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali sukses menyelenggarakan Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (KNPPM) pada 15-16 Oktober 2025 di Hotel University Club (UC) UGM. Kegiatan ini mengusung tema “Strategi Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat untuk Inovasi Pengelolaan Desa Mandiri” dan diikuti oleh 108 peserta yang terdiri atas dosen, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

KNPPM 2025 menjadi ruang pertemuan gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengabdian masyarakat. Melalui forum ini, DPkM UGM memperkuat sinergi antara penelitian, inovasi, dan pemberdayaan guna mempercepat terwujudnya desa mandiri yang berdaya dan berkelanjutan.

Dr. dr. Rustamaji, M.Kes., selaku Direktur DPkM UGM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KNPPM dihadirkan untuk mempertemukan para pengabdi masyarakat lintas bidang dan memperkuat ekosistem publikasi ilmiah yang relevan dengan kebutuhan lapangan. “Konferensi ini menjadi wadah untuk mengonversi pengetahuan menjadi aksi nyata dan berkelanjutan di masyarakat,” ungkapnya.

Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, dalam keynote speech-nya menegaskan bahwa pengetahuan harus hadir sebagai kekuatan emansipatif. “Ilmu tidak boleh berhenti di menara gading, tetapi harus membumi dan memberi ruang bagi transformasi sosial,” tegasnya. Pesan ini memperkuat arah strategis DPkM UGM untuk menempatkan pengabdian sebagai pilar penting dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi bukan sekadar pelaksanaan program, akan tetapi gerakan pengetahuan yang membangun daya masyarakat.

Diskusi panel menjadi wadah utama pertukaran gagasan dan praktik pengabdian. Pada sesi pertama, tiga narasumber menghadirkan refleksi tentang strategi pemberdayaan berbasis inovasi. Prof. Dr. drg. Suryono menekankan pentingnya ketangguhan dan pembelajaran dari kegagalan dalam setiap upaya membangun masyarakat. Assoc. Prof. Dr. Marina Ng Kher Hui dari University of Nottingham Malaysia menyoroti pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam membangun pendidikan dan ekonomi kreatif berbasis komunitas, khususnya di wilayah pedesaan. Sementara Prof. Dr. Ali Awaludin menggarisbawahi perlunya perencanaan strategis, kolaborasi lintas disiplin, dan kesinambungan program agar pengabdian benar-benar berdampak.

Dalam sesi kedua, topik komunikasi menjadi titik refleksi penting. Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng.,Ph.D, mengingatkan bahwa banyak hasil pengabdian sebenarnya berdampak besar, namun kurang dikenal karena belum dikemas dalam narasi publik yang kuat. Ia menekankan pentingnya dokumentasi dan pengelolaan media agar pengabdian tidak berhenti di ruang akademik, melainkan hadir di ruang publik dengan bahasa yang dapat dipahami masyarakat.

Dr. Ganies Riza Aristya kemudian menambahkan perspektif lapangan yang partisipatif. Menurutnya, komunikasi bukan hanya penyampaian informasi, tetapi proses membangun ruang dialog antara akademisi dan warga. “Ketika komunikasi dilakukan secara partisipatif, masyarakat menjadi subjek utama perubahan, bukan sekadar penerima manfaat,” terangnya.

Pada hari kedua, KNPPM difokuskan pada review artikel ilmiah yang melibatkan dosen, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai universitas. Sebanyak tujuh kelompok diskusi dibentuk, enam kelompok berlangsung secara luring di UC UGM dan satu secara daring. Forum ini menghadirkan pertukaran gagasan yang produktif, mulai dari strategi kolaborasi dengan mitra desa hingga inovasi keberlanjutan program pengabdian.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan Best Paper kepada Melania Eva Wulanningtyas, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung, dan Best Presenter kepada Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi. dari Fakultas Pertanian UGM. Melania menyampaikan kesan mendalam terhadap forum ini. “Datang ke sini membawa masalah, pulangnya justru membawa solusi. UGM bukan hanya solusi bagi masyarakat, tetapi juga bagi peserta KNPPM,” tuturnya.

Dr. Desy berharap agar konferensi ini terus digelar secara rutin dan diperluas ke berbagai daerah, sehingga jejaring pengabdian semakin kokoh dan inklusif.

KNPPM 2025 menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat menjadi wadah strategis untuk mengintegrasikan pengetahuan, riset, dan aksi nyata di lapangan. Melalui kolaborasi lintas disiplin dan jejaring akademisi nasional, DPkM UGM terus meneguhkan peran universitas dalam mendorong terciptanya desa mandiri yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing. Inovasi dan pemberdayaan tidak berhenti di ruang konferensi, tetapi terus hidup di tengah masyarakat.

 

Penulis: Dn Halimah,Ainun,Atika/liputan. Editor:Dn Halimah, Foto:Tim Humas DPkM/Ipam&Yudha

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

Tentang DPKM

  • Sekilas DPKM
  • SOTK
  • Statistik

Tautan

  • LPPM-UGM
  • Publikasi
  • PIAT
  • Sekretariat RCE Yogyakarta
  • Instagram Pengabdian UGM
  • Instagram KKN UGM
  • YouTube KKN
  • KNPPM UGM
  • Instagram RCE Yogyakarta

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY