Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Sape bersama Pemerintah Desa Lamere dan masyarakat melaksanakan aksi bersih pantai di Desa Lamere, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (7/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
SDGs 14: Ekosistem Lautan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Unit Sape menginisiasi aksi pelestarian lingkungan melalui program “Eco Mangrove Action” di Desa Buncu, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Juli 2026 ini diwujudkan melalui penanaman 100 bibit mangrove bersama Pemerintah Desa Buncu, masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bima, dan anggota Pramuka SMA Negeri 3 Sape.

Ancaman abrasi yang perlahan mengikis garis pantai Desa Soligi, Pulau Obi, mendorong mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM), Harita Nickel, pemerintah desa, komunitas, dan masyarakat bergerak bersama memperkuat kawasan pesisir dengan menanam pohon mangrove.
Pulau Enggano merupakan salah satu pulau terluar dan terpencil di samudra Hindia yang masuk dalam wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Pulau ini yang memiliki luas 400,6 Km persegi yang dihuni 4000 jiwa ini belum memiliki sistem pengelolaan sampah sama sekali. Letak Pulau Enggano yang berada di 150 mil laut dari daratan bengkulu ini menjadi tantangan tersendiri dalam menangani persoalan sampah di wilayah 3T tersebut. “Karena itu, ketika kami berkolaborasi dengan teman-teman KKN, kami tidak ingin hanya datang memberikan penyuluhan. Kami ingin mahasiswa menawarkan solusi,” ujarnya salah satu pengurus Kagamahut, Anggun Fitria, Senin (10/8) .
Abrasi perlahan mengikis garis pantai Desa Soligi di Pulau Obi. Untuk membantu menjaga kawasan pesisir tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Insan Harita, Pemerintah Desa Soligi, Komunitas Tongke, serta para pelajar menanam 380 bibit mangrove bertepatan dengan peringatan Hari Mangrove Sedunia.

Sebagai salah satu tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada yang menaruh perhatian pada permasalahan sampah, tim Nirwana Nusa Penida 2026 menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang mengajak warga sekitar untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan mereka. Salah satu program yang dijalankan, dengan Rahma, Athena, dan Azka, sebagai penanggung jawab kegiatan (PIC), adalah aksi bersih pantai atau beach cleaning.
Kura-kura leher ular Rote atau Roti snake-necked turtle merupakan hewan endemik Pulau Rote. Hewan dengan nama ilmiah Chelodina mccordi ini dikenal sebagai salah satu kura-kura paling langka di dunia. International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah mengklaim bahwa spesies ini sudah berstatus Kritis atau Critically Endangered, yang menunjukkan bahwa keberadaannya ada di tingkat ancaman yang tinggi.
Tim mahasiswa KKN-PPM UGM kembali memberikan dampak nyata di lingkungan masyarakat, salah satunya di wilayah Banyuwangi Jawa Timur. Sejalan dengan visi Universitas Gadjah Mada yakni Sustainable Development Goals (SDGs), tema yang diangkat antara lain mengatasi berbagai permasalahan lingkungan, pengentasan kemiskinan, pengembangan wisata, dan mengatasi stunting.
Menjaga kelestarian ekosistem laut ternyata tidak selalu memerlukan teknologi canggih dan biaya besar. Berpijak dari gagasan itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Alor Carita 2026 dari Program Studi Perikanan menghadirkan BIOReeFTEK (Bioreef Technology), sebuah inovasi konservasi terumbu karang yang diterapkan di Pantai Batu Mahakopong, RT 5, Kelurahan Kabola Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 dan menjadi wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat setempat dalam merawat ekosistem pesisir.





