Yogyakarta, 3 Oktober 2025 — Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPkM UGM) yang merupakan koordinator RCE Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan RCE Yogyakarta Goes to School dengan tema “Wujudkan Prestasi Akademik dan Non-Akademik Melalui Kolaborasi untuk Mencapai Target SDGs” di SMA Negeri 6 Yogyakarta, Jumat (3/10). Acara yang berlangsung di Ruang AVA tersebut dihadiri oleh puluhan siswa yang antusias mengikuti sesi inspiratif bersama para pemateri.
SDGs 11 :Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
Yogyakarta, 20 September 2025 – Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPkM UGM) bersama RCE Yogyakarta menyelenggarakan Coaching RCE Yogyakarta bertajuk Leading with Impact – Belajar dari Kepemimpinan Akar Rumput pada Sabtu (20/9) di Ruang Sidang 1, DPkM UGM. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Totok Pratopo (Ketua Pemerti Kali Code) dan Atrida Hadianti, S.T., M.Sc., Ph.D (Koordinator RCE Yogyakarta), serta dipandu oleh Farah Raihanah selaku MC dan moderator. Kegiatan ini dirancang untuk menginspirasi masyarakat, terutama generasi muda agar melakukan tindakan nyata yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Kabupaten Kulon Progo merupakan kabupaten yang berada di ujung barat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten ini memiliki banyak destinasi wisata menarik, baik budaya maupun alam yang menarik untuk dikunjungi.

Sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengunjungi Pintar Asia Beach pada Sabtu, 1 Februari 2025. Pantai yang terletak di Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, sekitar empat kilometer dari pusat Kota Maumere, menyuguhkan pemandangan indah yang memukau para mahasiswa. Para mahasiswa mengungkapkan kekaguman mereka terhadap keindahan pantai, yang masih asri dan alami, serta dikelilingi deretan pohon kelapa yang tertata rapi.

Program KKN-PPM UGM Periode IV Tahun 2024 di Desa Ngapawali, Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan, yang dijalankan oleh Unit SG-011 dengan nama tim Kelana di Kolono 2024, resmi ditutup dengan penyelenggaraan acara Ngapawali Berseri. Acara ini menjadi puncak dari seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN selama 50 hari periode pelaksanaan, serta menjadi ajang silaturahmi dan apresiasi bagi masyarakat yang telah mendukung keseluruhan pelaksanaan program. Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Dra. Eko Sulistyani, M.Sc., tim KKN yang tergabung dalam Sub Unit Ngapawali berupaya menghadirkan berbagai inovasi dan kontribusi nyata bagi desa.
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada membangun drainase sepanjang 50 meter di RT 008 RW 003 Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu 29 Januari 2025
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada membangun drainase air sepanjang 50 Meter di RT 008 /RW 003 Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT. Pembangunan yang telah dimulai sejak Rabu 24 Januari 2025 ini merupakan suatu bentuk mitigasi dari banjir sering terjadi pada musim hujan di wilayah Kota Maumere.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program edukasi bertajuk “Pengolahan Sampah dan Mitigasi Bencana” untuk siswa Kelas 4 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 17 Kepulauan Seribu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Senin, (13/1/2025). Dalam program ini, mahasiswa UGM memberikan materi interaktif tentang cara mengolah sampah organik dan anorganik, serta praktik langsung pembuatan kompos. Selain itu, mereka juga mengajarkan langkah-langkah mitigasi bencana seperti simulasi evakuasi saat gempa bumi dan banjir. Program ini diikuti oleh seluruh siswa Kelas 4 MIN 17 Kepulauan Seribu, didampingi oleh para guru. Mahasiswa UGM yang terlibat merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kepulauan Seribu.
Pada tanggal 20 Desember 2024 – 07 Februari 2025, Desa Kalirejo menerima tamu dari tim KKN-PPM UGM Periode IV 2024, unit Sinergi Salaman, sejumlah lima belas mahasiswa/i yang dengan tugas kolaborasi bersama masyarakat di sektor pariwisata dan UMKM di Desa Kalirejo. Selama 50 hari, tim KKN telah menyelesaikan 27 program kerja yang menyentuh ranah pariwisata secara khusus, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kebersihan bukan hanya soal keindahan, melainkan juga kesehatan dan masa depan. Di tengah keasrian alam Desa Sukaluyu yang dikelilingi hamparan kebun teh dan pemandangan hijau, tersimpan persoalan serius yang tak bisa lagi diabaikan: tumpukan sampah yang dibuang sembarangan, mulai dari tepi jalan, saluran air, hingga sela-sela kebun teh. Tentu hal ini disebabkan oleh belum adanya pengelolaan sampah yang memadai, baik pengelolaan sampah bersama maupun mandiri. Tanpa kesadaran bersama, kebiasaan membuang sampah sembarangan ini mengancam kualitas lingkungan, kesehatan warga, serta kelestarian potensi alam desa yang seharusnya menjadi kebanggaan.



