Yogyakarta, 12 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional yang jatuh pada 12 Agustus 2026, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) dan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Nasional UMKM 2026. Mengangkat tema “Potensi Produk Unggulan UMKM Mendukung Kekuatan Ekonomi Masyarakat melalui Koperasi”, kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk mendorong UMKM naik kelas melalui inovasi, hilirisasi produk, penguatan koperasi, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi multipihak.
UMKM
Sinergi lembaga ekonomi masyarakat melalui koperasi dan UMKM menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Koperasi dapat berperan sebagai penggerak ekosistem usaha yang mendukung pertumbuhan UMKM, sedangkan UMKM menjadi sumber kegiatan ekonomi produktif yang memperkuat keberlanjutan koperasi.

Legalitas usaha merupakan salah satu fondasi penting dalam mendorong pengembangan dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, dalam praktiknya, masih terdapat pelaku UMKM yang belum memiliki legalitas usaha karena keterbatasan informasi, pemahaman mengenai prosedur administrasi, maupun kemampuan dalam mengakses layanan pendaftaran secara digital. Kondisi tersebut menjadi perhatian Mahasiswa KKN PPM UGM Unit Girimulyo (2026-YO010) Toreh Menoreh, Sub Unit Gunung Kelir melalui program kerja “Standardisasi Legalitas UMKM Padukuhan Gunung Kelir: Pendataan dan Pendampingan Sertifikasi NIB & SPP-IRT Terpadu Berbasis Legalitas dan Digitalisasi.”
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung penguatan kapasitas pelaku UMKM di Padukuhan Gunung Kelir, khususnya melalui peningkatan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha dan pemanfaatan layanan administrasi berbasis digital. Salah satu fokus utama kegiatan adalah edukasi mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas legal bagi pelaku usaha serta bagian penting dalam membangun tata kelola usaha yang lebih tertib dan teradministrasi.
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) Universitas Gadjah Mada menerima penghargaan dari Pemerintah Daerah DIY sebagai Mitra Pendamping Koperasi dalam perhelatan Gebyar Koperasi 2026 yang digelar pada Rabu (22/7) silam di Yogyakarta. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan kontribusi UGM dalam mendampingi koperasi melalui penguatan kelembagaan serta peningkatan kapasitas koperasi di DIY.
Klaten – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dadi Murakabi, Kalurahan Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, mulai merintis usaha produksi pupuk organik berbahan baku kotoran hewan (KoHe) kambing gembel (domba). Upaya tersebut mendapat perhatian dari Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada (UGM) setelah menerima surat permohonan pendampingan dari Pemerintah Desa Karangturi untuk mendukung pengembangan usaha yang digagas sebagai unit bisnis perdana BUMDes.
Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui program pengabdian kepada masyarakat yang dipimpin oleh Dr. Rudy Wiratama, S.IP., M.A. dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) melaksanakan program bertajuk “Pemertahanan dan Pelestarian Tradisi Tatah Sungging Wayang Kulit di Desa Wisata Butuh, Sidowarno, Wonosari, Klaten, melalui Peningkatan Kemampuan Pengrajin dan Pameran Produk Unggulan Masyarakat.” Program ini merupakan upaya kolaboratif untuk memperkuat keberlanjutan tradisi tatah sungging sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat berbasis potensi budaya lokal.
Potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bantul dinilai memiliki kekuatan besar dalam menopang perekonomian masyarakat. Berbagai sentra UMKM yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan, fashion, hingga usaha kreatif lainnya tersebar di hampir seluruh wilayah Kabupaten Bantul. Sebagian besar usaha tersebut masih dijalankan dalam skala rumah tangga, dikelola oleh pasangan suami istri bersama anggota keluarga, bahkan tidak sedikit yang dikerjakan secara mandiri oleh pemilik usaha.
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPKM UGM) kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan UMKM Class Series #37. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Kulon Progo tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisperinkopUKM) Kabupaten Kulon Progo dengan mengangkat tema “Tata Kelola dan Strategi Pemasaran UMKM”.
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPkM UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan UMKM Class Series #36. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Kantor Dharma Wanita Persatuan (DWP) UGM Bulaksumur Blok D18 tersebut mengangkat tema pelatihan dasar tata kelola dan strategi pemasaran UMKM bagi civitas akademika UGM.
“Pelatihan Dasar: Tata Kelola dan Strategi Pemasaran UMKM”
Waktu Pelaksanaan
- Hari/Tanggal: Selasa, 19 Mei 2026
- Jam: 08.00 – 16.00 WIB
Lokasi : PLUT KUMKM Kulon Progo (Sogan, Wates)
Pendaftaran : bit.ly/PendaftaranUMKMClassSeries37
Biaya dan Fasilitas
- Gratis
- Mendapatkan E-Sertifikat
Kuota Peserta
- Maksimal 50 peserta
Kontak Narahubung
Kontak Penyelenggara
Email: dit.pengabdian@ugm.ac.id Telepon: +62 274 552432 Instagram:pengabdianugm.yogyakarta
