Mahasiswa KKN-PPM UGM Unit Waisai Periode 2 Tahun 2026 melaksanakan program “Aku Hebat, Gigiku Sehat: Peningkatan Kesadaran Kesehatan Gigi pada Anak Usia Dini” di PAUD Warsambin, Distrik Teluk Mayalibit, Raja Ampat, Papua Barat Daya (23/7). Sebanyak 33 anak berusia 3–6 tahun mengikuti kegiatan yang dirancang untuk mengenalkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.
KKN
Posyandu Flamboyan di Warmasen, kawasan Koramil Waisai, menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan masyarakat berbasis siklus hidup di Distrik Kota Waisai. Delapan posyandu tercatat berada di distrik tersebut, sementara Posyandu Flamboyan menjadi satu-satunya yang telah menerapkan konsep Posyandu Siklus Hidup. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Tim KKN-PPM UGM Unit Kota Waisai Periode 2 Tahun 2026 menjadikan Posyandu Flamboyan sebagai mitra melalui program SINERGI SEHAT Flamboyan.
Rangkaian persiapan KKN-PPM UGM Periode 4 Tahun 2026 memasuki tahap Bakti Kampus yang dilaksanakan pada 3–4 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembekalan mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, sekaligus menjadi ruang untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan, memperkuat konsolidasi unit, serta mematangkan koordinasi bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Mahasiswa KKN-PPM UGM Unit Kota Waisai Periode 2 Tahun 2026 melaksanakan program Skrining dan Edukasi Hipertensi bagi warga Perumahan 100, Waisai Kota, Distrik Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Sabtu (4/7). Kegiatan yang di kediaman Bapak Taesa ini menyasar masyarakat dewasa dan lanjut usia sebagai upaya meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini dan pengendalian hipertensi.
Pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi salah satu tantangan lingkungan yang membutuhkan keterlibatan masyarakat dan solusi yang mudah diterapkan. Menjawab kebutuhan tersebut, Tim KKN-PPM UGM Unit Kalasan Periode 2 Tahun 2026 berkolaborasi dengan Omah Maggot Jogja menggelar sosialisasi dan demonstrasi budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) bertajuk “Siklus Hijau Berkelanjutan” di kediaman Ketua RT 05 Keniten, Tamanmartani, Kalasan, pada Minggu, 12 Juli 2026.
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Blado mengembangkan potensi lokal melalui inovasi pengolahan teh dan pemanfaatan serbuk kayu di Desa Keteleng dan Desa Kalipancur, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama periode KKN pada Juni hingga Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna, pengembangan produk lokal, dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan desa.
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Blado mendorong lingkungan wisata yang lebih tertata dan aman melalui penguatan fasilitas pengelolaan sampah serta keselamatan jalan di Desa Keteleng, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Rangkaian program yang dilaksanakan selama periode KKN pada Juni hingga Agustus 2026 tersebut mencakup pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) sampah di Wisata Alam Kamulyan serta pemasangan convex mirror dan delineator di sepanjang Dukuh Pagilaran dan Keteleng.
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Licin mendampingi pelaku UMKM di Desa Pakel, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, melalui program UMKM Go Digital x Edukasi Agribisnis Marketing Funnel & Business Model Canvas (BMC). Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026 dilakukan secara door to door untuk membantu pelaku usaha memahami strategi pemasaran sekaligus memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya.
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Licin menyiapkan fasilitas incinerator sebagai bagian dari program Green Campaign: Pengadaan Alat Pembakar Sampah Minim Asap dan Ramah Lingkungan di Kampoeng Ikan, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Program tersebut menjadi tindak lanjut dari pemasangan trash barrier yang sebelumnya dilakukan untuk menahan sampah yang terbawa aliran sungai.
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Licin memasang reflektor jalan di Desa Pakel, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, sebagai upaya meningkatkan visibilitas dan keselamatan pengguna jalan. Program tersebut dilaksanakan untuk merespons kondisi sejumlah ruas jalan desa yang memiliki penerangan terbatas, tikungan, serta batas jalan yang kurang terlihat, terutama pada malam hari dan saat kondisi cuaca kurang mendukung.