Tim Mahasiswa KKN PPM UGM mendokumentasikan warisan budaya sekaligus meluruskan pemahaman masyarakat mengenai makna dan nilai budaya Bayan. Penyusunan catatan bertajuk “Arsip Ingatan Bayan” ini diinisiasi oleh Muhammad Lodhi Firmansyah bersama Amanda Maika Marjano berdasarkan sejumlah referensi ilmiah yang relevan, wawancara mendalam dengan tokoh adat, diskusi bersama masyarakat, serta hasil observasi lapangan di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada memetakan potensi Desa Dawung, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, sebagai bagian dari upaya mengembangkan desa wisata berbasis agroedukasi. Desa Dawung memiliki lanskap agraris berupa hamparan sawah, aliran sungai, serta panorama Gunung Lawu yang menjadi bagian dari potensi alam setempat. Kekayaan tersebut juga didukung sumber daya manusia dan keterampilan masyarakat yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata berbasis edukasi. Melalui program KKN, mahasiswa berupaya mengidentifikasi dan mengemas berbagai potensi yang telah dimiliki desa agar dapat dikembangkan tanpa menghilangkan karakter lokal.

Tim KKN-PPM UGM Bakam Bercerita melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya tim untuk meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan maternal sekaligus mendorong kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin.

Dusun Bukit Layang dan Dusun Sidomulyo, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, memiliki potensi sumber daya manusia (SDM) yang dapat menjadi modal penting dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Keberadaan masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, usia produktif, hingga lansia, membuka peluang untuk mengembangkan upaya promotif dan preventif secara berkelanjutan. Namun, keterbatasan jumlah tenaga kesehatan serta jarak menuju fasilitas pelayanan kesehatan yang relatif jauh masih menjadi tantangan dalam pemanfaatan layanan kesehatan dasar di kedua desa tersebut.

Ketersediaan data keruangan yang akurat menjadi salah satu faktor penentu dalam perencanaan pembangunan desa. Tanpa data spasial yang jelas, pemerintah desa kerap kesulitan menentukan prioritas pembangunan, mengalokasikan bantuan secara tepat sasaran, maupun menyusun kebijakan yang sesuai dengan kondisi wilayah. Persoalan inilah yang coba dijawab oleh tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada Bakam Bercerita 2026 melalui kegiatan pemetaan geospasial di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka.

Keterbatasan lahan dan kebutuhan untuk menggunakan sumber daya secara lebih efisien menjadi tantangan dalam pengembangan budidaya pangan di Desa Bukit Layang. Kondisi tersebut mendorong Tim KKN-PPM UGM Bakam Bercerita 2026 untuk mengenalkan alternatif budidaya yang dapat menggabungkan lebih dari satu komoditas dalam ruang yang sama melalui ARUNA (Budidaya Sayur dan Ikan Melalui Akuaponik Ramah untuk Nutrisi dan Agroinovasi).

Kelompok KKN-PPM UGM Bakam Bercerita yang melaksanakan pengabdian di Desa Bukit Layang menghadirkan inovasi teknologi pertanian melalui program SMART-WISE IRRIGATION: Implementasi Irigasi Tetes Inovatif untuk Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Pertanian. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam memberikan edukasi sekaligus penerapan teknologi sederhana kepada masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk menghadapi tantangan pengelolaan air pada kegiatan budidaya tanaman.

Kelompok KKN-PPM UGM Bakam Bercerita yang melaksanakan pengabdian di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, menghadirkan inovasi sederhana dalam pengelolaan limbah organik melalui program KOMET (Kompos Efisien Terintegrasi): Aplikasi Pengolahan Limbah Organik yang Efisien dan Ramah Lingkungan. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mengenalkan teknologi tepat guna yang dapat membantu masyarakat mengolah limbah organik menjadi bahan yang lebih bermanfaat bagi lingkungan dan pertanian.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Gadjah Mada (KKN UGM) melaksanakan program “Pendampingan Kelompok PKK dalam Pemanfaatan Limbah Organik menjadi Eco-Enzyme Multifungsi” di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Program kerja ini dilaksanakan oleh Triardhani Perwitasari dari Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) dan Pangestu Handayani Hanum dari Teknologi Hasil Perikanan (THP) , dengan melibatkan Ibu-Ibu Kader PKK Desa Karangdoro sebagai peserta sekaligus sasaran utama pendampingan. Kegiatan ini menyasar Ibu-Ibu Kader PKK Desa Karangdoro sebagai peserta sekaligus penggerak pengelolaan limbah organik di tingkat rumah tangga.
Menutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM 2026, Tim Bentangan Bawean menghadirkan inovasi berupa alat pembakaran sampah sederhana berbasis rocket stove atau kompor roket di dua titik, di Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Program ini menjadi salah satu program kerja unggulan sekaligus terakhir yang dilaksanakan oleh tim KKN-PPM UGM Bentangan Bawean sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan sampah di wilayah Desa Tanjungori dan Desa Telukjatidawang.


