
Persoalan sampah yang tidak tertangani secara optimal berpotensi memicu berbagai masalah lingkungan, mulai dari pencemaran udara, penyumbatan saluran air yang berujung banjir, hingga meningkatnya risiko gangguan kesehatan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada menghadirkan solusi inovatif dengan membangun tiga unit incinerator pembakar sampah minim asap di Padukuhan Siluk 1, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul.








