Sebanyak 25 mahasiswa asing yang berasal dari 17 negara, diantaranya China, Ethiopia, Filipina, Gambia, Indonesia, Kamboja, Kazakhstan, Madagaskar, Malaysia, Myanmar, Nigeria, Pakistan, Rwanda, Sudan, Tanzania, Vietnam, dan Yaman mempelajari praktik pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis masyarakat di Indonesia. Program ini merupakan tindak lanjut dari proses seleksi yang sangat kompetitif setelah menerima 408 pendaftar dari 42 negara.

Momentum penting dalam upaya sinergi pembangunan daerah tercipta di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada Senin, 27 Juli 2026. Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, melakukan kunjungan langsung ke tengah masyarakat dan menggelar dialog interaktif yang dipusatkan di Masjid Raudhatul Maujud. Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk mendengar langsung denyut nadi permasalahan warga sekaligus menyerap aspirasi dari mahasiswa yang tengah melakukan pengabdian.
Tepat di tanggal 20 Juni 2026 menjadi awal dari sebuah perjalanan yang akan memberikan pengalaman berbeda bagi kami. Siang itu, tim kami, KKN-PPM UGM Kemalang menaiki bus yang telah terparkir di kawasan Kampus Universitas Gadjah Mada, Sleman. Di dalam bus, koper dan berbagai perlengkapan KKN memenuhi bagasi, sementara obrolan ringan, tawa, dan rasa penasaran mengiringi setiap kilometer perjalanan. Setelah berpamitan dengan kenyamanan rumah, kami meninggalkan hiruk pikuk kampus menuju sebuah desa di lereng Gunung Merapi yang akan menjadi rumah sekaligus ruang belajar selama hampir dua bulan ke depan.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menghadirkan solusi teknologi tepat guna yang inovatif dan terjangkau bagi para peternak di Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Berpusat di Desa Banjarharja, tim KKN UGM melaksanakan program kerja pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar urin sapi. Uniknya, metode yang diaplikasikan dirancang sangat merakyat, yakni memanfaatkan limbah botol air mineral bekas.

Permasalahan sampah organik masih menjadi tantangan di banyak wilayah, tidak terkecuali di Dukuh Temonan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa KKN-PPM UGM sub-unit Temonan menyelenggarakan salah satu program kerjanya, yaitu “Maggot Smart” atau sosialisasi mengenai budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi pengelolaan sampah organik sekaligus peluang ekonomi baru bagi warga Dukuh Temonan, pada Sabtu (27/07/2026).
Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 di Belitung ditandai dengan aksi nyata: penanaman 1.000 bibit mangrove di Pantai Batu Bedil, Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk. Kegiatan ini mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang.” Acara ini menjadi bukti kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, masyarakat, mahasiswa, dan dunia usaha.

Kawasan Wisata Danau Waren di Ohoi Ngadi, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, Provinsi Maluku, resmi direaktivasi melalui Festival Danau Waren 2026 bertajuk “Katong Pung Danau Waren” yang digelar pada Minggu (26/7). Kegiatan ini menjadi langkah awal membangkitkan kembali potensi ekowisata berbasis masyarakat dengan mengintegrasikan pelestarian lingkungan, budaya lokal, dan pemberdayaan ekonomi.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada Unit Telusur Kota Gorontalo memperkenalkan surimi ikan sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo. Surimi diperkenalkan sebagai bahan pangan bergizi yang dapat diolah menjadi berbagai menu, seperti bakso, nugget, maupun otak-otak sehingga lebih menarik bagi anak-anak.

Sebanyak 8.178 mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat ini sedang mengikuti Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dikenal sebagai KKN. Mereka tersebar di 298 lokasi di 32 provinsi di seluruh Indonesia, dalam program yang dirancang untuk menunjukkan, secara nyata, bagaimana perguruan tinggi berperan langsung dalam pembangunan masyarakat.




