Potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bantul dinilai memiliki kekuatan besar dalam menopang perekonomian masyarakat. Berbagai sentra UMKM yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan, fashion, hingga usaha kreatif lainnya tersebar di hampir seluruh wilayah Kabupaten Bantul. Sebagian besar usaha tersebut masih dijalankan dalam skala rumah tangga, dikelola oleh pasangan suami istri bersama anggota keluarga, bahkan tidak sedikit yang dikerjakan secara mandiri oleh pemilik usaha.
SDGs 9 : Industri, Inovasi dan Infrastruktur
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPKM UGM) kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan UMKM Class Series #37. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Kulon Progo tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisperinkopUKM) Kabupaten Kulon Progo dengan mengangkat tema “Tata Kelola dan Strategi Pemasaran UMKM”.
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPkM UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan UMKM Class Series #36. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Kantor Dharma Wanita Persatuan (DWP) UGM Bulaksumur Blok D18 tersebut mengangkat tema pelatihan dasar tata kelola dan strategi pemasaran UMKM bagi civitas akademika UGM.
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian serta mendukung kesejahteraan masyarakat. Ketahanan UMKM dalam menghadapi berbagai situasi ekonomi menunjukkan bahwa sektor ini mampu mempertahankan keberlangsungan usaha dan menopang aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Namun demikian, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangan usaha, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola bisnis dan strategi pemasaran produk.
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada (UGM) merespons permintaan komunitas UMKM yang tergabung dalam Koperasi Multipihak di Kabupaten Klaten untuk mendapatkan pendampingan dalam upaya meningkatkan kualitas usaha serta memperluas jangkauan pasar. Respons tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026.

KULON PROGO – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis kearifan lokal kembali menjadi fokus perhatian dalam upaya penguatan ekonomi kerakyatan. Pada Kamis, 16 April 2026, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada melakukan langkah strategis dengan mengunjungi Sentra Bambu Kencana yang terletak di Padukuhan Jangkang Kidul, Kalurahan Sintoro, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan audiensi antara Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPkM UGM) dengan Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kulon Progo (DISPERINKOPUKM Kulon Progo) berlangsung pada tanggal 16 Maret 2026. Kegiatan ini disambut oleh Iffah Mufidati, S.H., M.M. selaku Kepala Dinas dan didampingi jajarannya. Tim DPkM UGM terdiri dari Widodo, S.T.P., M.Sc., Suparna, S.Sos., serta Agus Ngadianto, S.Hut., M.Sc., Ph.D.
Pihak Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada menyampaikan arahan dari Direktur Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada Dr. dr. Rustamadji, M.Kes., terkait penguatan model pembinaan UMKM yang lebih dekat dengan pelaku usaha di lapangan. Arahan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul pada 11 Maret 2026 oleh Kepala Subdirektorat Pemberdayaan kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada Dr. Djoko Santosa, S.Si., M.Si., beserta tim sub Direktorat Pemberdayaan Kepada Masyarakat.

Kalurahan Ponjong terus berinovasi dalam pengembangan desa wisata. Melalui Desa Wisata (Deswita) Ponjong, bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM), diperkenalkan sebuah paket wisata baru berupa tour sepeda bertajuk “MAMPIRRA”.
Semangat kewirausahaan tidak selalu lahir dari ruang kelas bisnis. Bagi Herdiana Dewi Utari, S.Si., alumni Universitas Gadjah Mada Fakultas Geografi Program Studi Kependudukan dan Tenaga Kerja angkatan 1991, perjalanan menjadi pelaku UMKM justru tumbuh dari pengalaman hidup, kepedulian sebagai orang tua, dan keberanian membaca peluang pasar.