Yandri Chandra (34), nampak sumringah karena sudah terpasang lampung penerang jalan yang dibangun oleh mahasiswa KKN PPM UGM persis di depan rumahnya. Apalagi lampu yang dipasang setinggi 5 meter tersebut menggunakan tenaga panel surya. “Kami berterima kasih banyak dari mereka, bagaimana mereka itu bisa menjadikan nagari ini lebih maju lagi. Jadi, gunanya ini kan juga bermanfaat bagi masyarakat banyak,” kata Yandri usai membantu mahasiswa menggali lubang untuk tiang lampu di Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu (5/8).
SDGs 7: Energi Bersih dan Terjangkau
Musim kemarau sering kali identik dengan tantangan krisis air di berbagai daerah. Namun, di tengah lanskap berkabut Desa Gantang, Dusun Popohan, sebuah solusi inovatif kini telah terpasang, menawarkan harapan baru. Melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN), para mahasiswa berhasil memperkenalkan teknologi fog harvesting atau panen kabut, sebuah metode cerdas untuk mendapatkan air bersih langsung dari udara.
Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada yang bertugas di Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, menghadirkan inovasi pertanian perkotaan melalui program “Integrasi Energi Surya dan Pertanian Modern”. Bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Giwangan, mereka mengembangkan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung budidaya hidroponik skala rumah tangga.

Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat yang rutin dilaksanakan oleh mahasiswa UGM setiap tahunnya. Kegiatan KKN PPM periode ini dimulai pada tanggal 20 Juni 2025 dan akan berlangsung hingga 8 Agustus 2025, dan saat ini terhitung 43 hari berkegiatan sejak upacara penerjunan. Dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas yang diterjunkan langsung ke masyarakat di berbagai daerah, salah satunya termasuk unit YO013 dengan salah sub-unit yang bertempat di dusun Sorogenen I, Purwomartani, kec. Kalasan, DI Yogyakarta.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata –Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) melaksanakan program inovatif berupa pemanfaatan energi surya sebagai sumber penerangan ramah lingkungan di area parkir Kolam Bambar, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. Program tersebut merupakan salah satu program unggulan dari program utama bertajuk “Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan melalui Pengembangan Sarana dan Prasarana serta Pendidikan yang Kontekstual dalam Sektor Pariwisata, Agrikultur, dan UMKM di Desa Bambar dan Doyo Lama, Kecamatan Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua”, yang diusung oleh 25 mahasiswa lintas kluster dari unit PA001.

Para mahasiswa KKN PPM UGM unit 2025-MU007 yang ditempatkan di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara harus bekerja keras untuk melaksanakan program kerja mereka karena berbagai keterbatasan. Beruntung dukungan masyarakat cukup kuat hingga semua bisa berjalan. Tim beranggotakan 28 orang yang bernama Jawara Obira ini ditempatkan di dua unit yakni di Desa Kawasi dan Soligi, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera selatan.

Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat komitmen pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM). Program ini bukan sekadar wadah aplikasi ilmu, melainkan jembatan strategis untuk menjalin kolaborasi lintas institusi, pemerintah daerah, dan sektor industri, menciptakan dampak luas serta berkelanjutan di berbagai pelosok negeri.

Upaya nyata dalam membangun desa melalui kolaborasi teknologi dan pemerintah ditunjukkan oleh Satrya Adhie Rahardani, mahasiswa KKN PPM UGM dari jurusan Teknik Elektro. Dalam program kerjanya di Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Satrya menggagas perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tenaga surya yang telah lama tidak berfungsi.
Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Papua, pada tanggal 24-25 Juli 2025.
Kegiatan KKN-PPM UGM yang tergabung dalam unit BB003 Laskar Selasik telah menjalani separuh masa pengabdian di Desa Sijuk, Kabupaten Belitung.
Selama 25 hari terakhir, tim yang terdiri dari mahasiswa lintas disiplin ilmu ini telah menjalankan berbagai program kerja dengan mengusung semangat kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan. “Sampai pertengahan masa KKN ini, kami sudah menyelesaikan sejumlah program utama maupun tambahan yang dirancang sebagai respons atas kebutuhan masyarakat setempat,” kata Koordinator Mahasiswa Sub-Unit Desa Sijuk, Benaya Kalistyo, Rabu (23/7/2025).
