• Tentang UGM
  • Simaster
  • KKN-PPM
  • Student Community Service
  • Jurnal Pengabdian
  • Mitra Pengabdian
  • Workshop UMKM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Subdirektorat
    • Kuliah Kerja Nyata
      • KKN-PPM
      • SCS-CEL
    • Pemberdayaan Masyarakat
      • RCE – Yogyakarta
      • UMKM
      • TTG
      • DERU – UGM
      • Wilayah Binaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Data & Informasi
  • Publikasi
  • Tentang
    • Sekilas DPkM
    • Struktur Organisasi
    • Kontak
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • KKN-PPM UGM Periode 2 Tahun 2026 Resmi Dimulai, Wakil Menteri Perindustrian Ajak Mahasiswa Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah melalui Pengabdian

KKN-PPM UGM Periode 2 Tahun 2026 Resmi Dimulai, Wakil Menteri Perindustrian Ajak Mahasiswa Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah melalui Pengabdian

  • Berita Utama DPkM, KKN, SDGs 1 : Menghapus Kemiskinan, SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDGs 17 : Kemitraan untuk mencapai tujuan, SDGs 3 Kehidupan sehat dan sejahtera, SDGs 4 : Pendidikan berkualitas (quality education), SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs 9 : Industri, Inovasi dan Infrastruktur
  • 21 Juni 2026, 21.30
  • Oleh: dwi.nur.halimah
  • 0

Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi meluncurkan Program Pengabdian Masyarakat—Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) untuk periode kedua tahun 2026 di Lapangan Pancasila, UGM (19/6). Acara ini menandai dimulainya program selama 50 hari yang akan berlangsung dari 20 Juni hingga 8 Agustus 2026, di berbagai wilayah di Indonesia.

Upacara peluncuran dihadiri oleh pimpinan universitas, anggota fakultas, mitra pemerintah daerah, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Koordinator Wilayah (Korwil), keluarga besar KAGAMA, serta berbagai mitra strategis yang telah mendukung pelaksanaan KKN-PPM UGM. 

Dr. Arie Sudjito, S. Sos.,M.Si, selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, menyatakan bahwa KKN-PPM merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang telah menjadi bagian dari identitas pengabdian UGM kepada masyarakat dalam laporan pelaksanaan KKN-PPM Periode 2 Tahun 2026.

Periode 2 Tahun 2026 ini, sebanyak 8.178 mahasiswa akan diterjunkan ke 298 lokasi yang tersebar di 274 kecamatan, 132 kabupaten/kota, dan 32 provinsi di Indonesia. Pelaksanaan KKN-PPM akan didampingi oleh 324 DPL dan Korwil, serta didukung oleh 199 mitra dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta jejaring alumni UGM.

“KKN-PPM menjadi ruang bagi mahasiswa untuk tidak hanya menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar memahami realitas masyarakat, membangun empati sosial, serta mengembangkan solusi bersama untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan,” terangnya.

Dr. Arie Sudjito., S. Sos.,M.Si menjelaskan bahwa KKN-PPM periode ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Menghadapi Perubahan Iklim melalui KKN-PPM UGM.” Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang mencakup penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan dan literasi, pengelolaan lingkungan hidup dan persampahan, pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga digitalisasi masyarakat.

Apresiasi kepada pemerintah daerah, mitra strategis, dan keluarga alumni UGM yang telah mendukung pelaksanaan KKN-PPM melalui penguatan jejaring, fasilitasi komunikasi, hingga pendampingan di berbagai lokasi pengabdian juga disampaikan olehnya.

Upacara penerjunan dibuka secara resmi oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. Rektor menyampaikan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah memperoleh kesempatan untuk terjun langsung mengabdi di tengah masyarakat.

“Selamat kepada seluruh mahasiswa KKN-PPM periode kedua tahun 2026. Kesempatan untuk hadir dan mengabdi di tengah masyarakat merupakan pengalaman yang sangat berharga. Jadikan KKN sebagai ruang belajar, ruang kolaborasi, sekaligus ruang untuk mewujudkan karya nyata mahasiswa Universitas Gadjah Mada bagi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Rektor juga menekankan bahwa tantangan pembangunan saat ini membutuhkan kontribusi generasi muda yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat membangun program yang adaptif, inovatif, dan memberikan dampak nyata sesuai potensi serta kebutuhan wilayah pengabdian masing-masing.

Turut hadir memberikan arahan, Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, S.S., M.A., yang menyampaikan apresiasi atas konsistensi UGM dalam menjaga hubungan antara kampus dan masyarakat melalui pelaksanaan KKN-PPM selama puluhan tahun.

“Saya mengapresiasi UGM yang terus konsisten menjaga hubungan antara kampus dan rakyat, antara kampus dan masyarakat, serta antara kampus dan daerah. Inilah bentuk pengabdian kaum intelektual untuk hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan yang ada, dan membantu menghadirkan solusi yang nyata,” pungkasnya.

Faisol Riza menilai bahwa pelaksanaan KKN-PPM memiliki peran strategis dalam memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal, khususnya melalui pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) di berbagai daerah.

“Indonesia memiliki lebih dari 14 ribu sentra industri kecil dan menengah yang tersebar di berbagai wilayah. Saya berharap mahasiswa KKN dapat membantu memberikan ide, inovasi, dan pendampingan agar sentra-sentra tersebut semakin berkembang, memiliki jaringan yang lebih luas, serta mampu menjadi motor penggerak industrialisasi desa,” tuturnya. Faisol Riza berharap mahasiswa dapat menjadi penghubung antara ilmu pengetahuan yang dimiliki kampus dengan kebutuhan pembangunan di masyarakat.

“Jadikan KKN sebagai ruang belajar sekaligus ruang kontribusi. Masa depan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh kemampuan kita bersama dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai simbol dimulainya pengabdian, dilakukan penyematan atribut KKN kepada perwakilan mahasiswa, DPL, dan Korwil. Prosesi tersebut sekaligus menandai dimulainya perjalanan pengabdian ribuan mahasiswa UGM di berbagai wilayah Indonesia selama 50 hari ke depan.

Melalui pelaksanaan KKN-PPM periode kedua tahun 2026, UGM berharap mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan. Penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi lokal, adaptasi terhadap perubahan iklim, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata mahasiswa UGM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

 

Penulis/Editor: DnHalimah&Sabri/Dn Halimah, Sumber/Foto: Tim Humas Media Publikasi DPkM UGM 

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

Tentang DPKM

  • Sekilas DPKM
  • SOTK
  • Statistik

Tautan

  • LPPM-UGM
  • Publikasi
  • PIAT
  • Sekretariat RCE Yogyakarta
  • Instagram Pengabdian UGM
  • Instagram KKN UGM
  • YouTube KKN
  • KNPPM UGM
  • Instagram RCE Yogyakarta

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY