• Tentang UGM
  • Simaster
  • KKN-PPM
  • Student Community Service
  • Jurnal Pengabdian
  • Mitra Pengabdian
  • Workshop UMKM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Subdirektorat
    • Kuliah Kerja Nyata
      • KKN-PPM
      • SCS-CEL
    • Pemberdayaan Masyarakat
      • RCE – Yogyakarta
      • UMKM
      • TTG
      • DERU – UGM
      • Wilayah Binaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Data & Informasi
  • Publikasi
  • Tentang
    • Sekilas DPkM
    • Struktur Organisasi
    • Kontak
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • UGM Bergerak Cepat Tangani Banjir di Pati, DERU DPkM dan Mahasiswa KKN-PPM Turun ke Lapangan

UGM Bergerak Cepat Tangani Banjir di Pati, DERU DPkM dan Mahasiswa KKN-PPM Turun ke Lapangan

  • Berita Utama DPkM, KKN, Pemberdayaan Masyarakat, SDGs 1 : Menghapus Kemiskinan, SDGs 10 : Mengurangi Kesenjangan, SDGs 11 :Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDGs 17 : Kemitraan untuk mencapai tujuan, SDGs 17 : Kemitraan untuk mencapai tujuan, SDGs 4 : Pendidikan berkualitas (quality education), SDGs 6 : Air Bersih dan Sanitasi Layak
  • 23 Januari 2026, 09.21
  • Oleh: dwi.nur.halimah
  • 0

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggerakkan Disaster Responses Unit (DERU) bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) unit JT-159 untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (16/1). Inisiatif ini merupakan bagian dari program UGM Peduli Bencana Banjir Jawa Tengah 2026, yang mencerminkan komitmen universitas terhadap tanggung jawab sosial dan dukungan kepada masyarakat di saat bencana.

Penyaluran bantuan dilakukan di salah satu posko desa yang terdampak banjir, kebutuhan logistik dasar disalurkan, termasuk bahan pangan, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya yang diperlukan oleh warga selama masa tanggap darurat. Tim DERU berkoordinasi dengan pejabat pemerintah setempat, relawan komunitas, TNI, Polri, dan lembaga penanganan bencana untuk memastikan bantuan tersalurkan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dr. Djoko Santosa, Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat yang mengelola DERU UGM, menekankan bahwa kehadiran UGM di lokasi bencana adalah manifestasi nyata dari komitmen universitas terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. “UGM berusaha untuk hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang merasakan dan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,”ungkapnya.

Kepala Desa Kedung Pancing, Didik Narwadi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian UGM terhadap warganya di tengah masa sulit ini. Ia menjelaskan bahwa banjir mulai melanda wilayahnya sejak Sabtu lalu dan berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. “Saya dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Saat ini hampir 197 rumah terendam banjir dengan sekitar 750 jiwa terdampak. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi warga kami yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan dan tidak bisa melaut karena debit air yang terus meningkat serta arus yang deras,” terang Didik.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Dewi Riani, Ketua Tim Relawan Desa Tluwah. Ia memaparkan kondisi terkini banjir di desanya yang masih cukup memprihatinkan, dengan 362 rumah terdampak, 392 Kepala Keluarga, dan total 1.083 jiwa, dengan ketinggian air berkisar antara 5 hingga 145 sentimeter. “Kebutuhan utama warga saat ini adalah sembako dan kebutuhan sehari-hari. Idealnya kami membuka dapur umum, namun karena kondisi belum memungkinkan, sementara ini dapur umum baru tersedia di tingkat kecamatan. Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan, termasuk dari UGM. Semoga membawa berkah bagi warga kami,” jelas Dewi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena sejumlah program kerja mahasiswa KKN-PPM belum dapat berjalan optimal akibat situasi darurat bencana.

Selain menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, dan perlengkapan pendukung evakuasi, mahasiswa KKN-PPM UGM juga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Mereka membantu proses evakuasi warga, pendistribusian logistik, serta pendampingan masyarakat di posko-posko siaga bencana. Muhammad Reza Oktavian, Koordinator Mahasiswa Subunit Kedungpancing, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada UGM atas dukungan yang diberikan. Selama banjir, kami membantu evakuasi, penyaluran makanan, obat-obatan, dan logistik lainnya. Dari peristiwa ini, kami belajar tentang pentingnya rasa syukur, kerja sama, serta saling tolong-menolong dalam menghadapi situasi sulit,” ujarnya.

Sementara itu, Dimas Satria Utama, Koordinator Mahasiswa Subunit Desa Tluwah, menjelaskan bahwa sejak banjir melanda pada Minggu lalu, mahasiswa telah aktif berada di posko untuk membantu warga. “Kami membantu penyaluran bantuan ke RT 2 Desa Tluwah, termasuk donasi dari alumni SMP dan Badan Amil Zakat. Selain itu, kami juga melakukan pendampingan masyarakat dan pembentukan posko siaga bencana,” jelasnya. Dimas menambahkan, pengalaman menghadapi banjir menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa. “Kami belajar tentang solidaritas dan kerja sama, baik dengan warga maupun relawan, dalam proses evakuasi dan penanganan banjir. Ini juga menjadi pengalaman pertama bagi kami, sehingga ke depan kami lebih siap dan dapat mendorong upaya-upaya preventif,” ungkapnya.

Koordinator Mahasiswa Unit Desa Tluwah, Lara Daniswara, turut menambahkan bahwa banjir menjadi pengalaman baru yang membuka wawasan bagi mahasiswa. “Kami sempat kaget karena unit kami belum pernah mengalami banjir. Namun dari sini kami belajar dari masyarakat bagaimana cara menanggulangi bencana, tetap tenang, serta memahami kebutuhan warga,” tuturnya.

Prof. Ir. Nanung Agus Fitriyanto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPM, selaku Kepala Sub Direktorat Pengelolaan KKN-PPM UGM, menyampaikan bahwa bencana tidak dapat dipahami semata sebagai angka dan data. Menurutnya, di balik setiap laporan terdapat keluarga yang kehilangan rasa aman dan aktivitas harian masyarakat yang terhenti. “Kehadiran mahasiswa KKN-PPM di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menghadirkan empati, kepedulian, dan semangat kebersamaan bagi warga terdampak sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat,”pungkasnya.

Penulis/Editor: DnHalimah&Ainun/Dn Halimah, Sumber/Foto: Tim Humas DPkM UGM

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

Tentang DPKM

  • Sekilas DPKM
  • SOTK
  • Statistik

Tautan

  • LPPM-UGM
  • Publikasi
  • PIAT
  • Sekretariat RCE Yogyakarta
  • Instagram Pengabdian UGM
  • Instagram KKN UGM
  • YouTube KKN
  • KNPPM UGM

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY