Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Mancak Periode 2 Tahun 2026 melaksanakan rangkaian program pengabdian di Desa Ciwarna, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, pada 20 Juni–8 Agustus 2026. Selama tujuh pekan, mahasiswa berkolaborasi dengan pemerintah desa, masyarakat, dan perangkat daerah melalui enam program terpadu yang disusun berdasarkan kebutuhan serta potensi masyarakat.
Salah satu fokus utama program adalah penguatan ketahanan air. Kondisi kekeringan yang terjadi pada musim kemarau mendorong mahasiswa melakukan pemetaan kebutuhan dan kondisi sumber air masyarakat. Hasil pemetaan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang untuk mendorong rencana pengeboran sumber air bagi masyarakat Desa Ciwarna. Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi KKN-PPM UGM terhadap pencapaian SDG 6, khususnya dalam mendorong akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak.
Selain kebutuhan dasar, mahasiswa turut mengidentifikasi potensi pariwisata dan ekonomi lokal, khususnya kawasan perbukitan dan Bukit Cariang. Potensi tersebut dikembangkan melalui gagasan wisata berbasis masyarakat, trekking edukatif, penghijauan, serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengembangan potensi lokal ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekaligus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Mahasiswa juga menghimpun informasi dan aspirasi masyarakat di Kampung Pasir Peuteuy, terkait persoalan tenurial sebagai bahan penyusunan rekomendasi. Temuan tersebut kemudian disampaikan melalui audiensi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten. Dalam proses tersebut, mahasiswa berperan sebagai fasilitator dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. Sementara itu, penyelesaian persoalan dan penentuan status lahan tetap menjadi kewenangan pemerintah dan pihak terkait.
Rangkaian program KKN-PPM UGM di Desa Ciwarna juga mencakup bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, digitalisasi, dan tata kelola desa. Di bidang pendidikan, mahasiswa memberikan pendampingan literasi dan pembelajaran bagi anak-anak serta melaksanakan sosialisasi mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bagi siswa SMAN 1 Mancak.
Pada bidang kesehatan, mahasiswa melaksanakan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah bagi warga yang disertai edukasi mengenai pola hidup sehat. Sementara itu, dalam bidang lingkungan, mahasiswa memperkenalkan pengelolaan sampah dan agroforestri sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan pemanfaatan potensi lokal.
Untuk mendukung tata kelola desa, mahasiswa turut mengembangkan website dan media sosial Desa Ciwarna sebagai sarana untuk memperkuat akses informasi publik dan komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat. Pengembangan potensi ekonomi lokal juga dilakukan untuk mendorong peluang usaha sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya yang dimiliki masyarakat.
Koordinator Mahasiswa Unit KKN-PPM UGM Rampak Mancak Periode 2 Tahun 2026, Rachel Hendri Airlangga, menyampaikan bahwa keenam program tersebut dirancang agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Ciwarna.
“Program yang dijalankan di Ciwarna ini diarahkan agar menghasilkan data dan usulan yang dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah terkait,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Ciwarna menyambut baik rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa. Sejumlah usulan, khususnya terkait penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, dan persoalan agraria, diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan desa selanjutnya.
Melalui berbagai program tersebut, KKN-PPM UGM Rampak Mancak berupaya berkontribusi dalam penguatan layanan dasar, kemandirian ekonomi lokal, kelestarian lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Ciwarna. Data, rekomendasi, sarana, pengetahuan, dan jejaring kolaborasi yang dihasilkan selama pelaksanaan KKN diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemerintah desa untuk mendukung terwujudnya Desa Ciwarna yang semakin mandiri, berdaya, dan berkelanjutan.
Sumber Tulisan: Tim KKN-PPM UGM Rampak Mancak Ciwarna, Mancak, Serang, Banten
Penulis/Editor: Dn Halimah & Sabri
Sumber/Foto: Tim KKN-PPM UGM Rampak Mancak Ciwarna, Mancak, Serang, Banten