• Tentang UGM
  • Simaster
  • KKN-PPM
  • Student Community Service
  • Jurnal Pengabdian
  • Mitra Pengabdian
  • Workshop UMKM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Subdirektorat
    • Kuliah Kerja Nyata
      • KKN-PPM
      • SCS-CEL
    • Pemberdayaan Masyarakat
      • RCE – Yogyakarta
      • UMKM
      • TTG
      • DERU – UGM
      • Wilayah Binaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Data & Informasi
  • Publikasi
  • Tentang
    • Sekilas DPkM
    • Struktur Organisasi
    • Kontak
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • KKN
  • Mahasiswa KKN-PPM UGM Dukung Kesehatan Ternak dan Pemanfaatan Pakan Alternatif di Desa Kajongan

Mahasiswa KKN-PPM UGM Dukung Kesehatan Ternak dan Pemanfaatan Pakan Alternatif di Desa Kajongan

  • KKN, SDGs 1 : Menghapus Kemiskinan, SDGs 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDGs 15: Ekosistem Daratan, SDGs 17 : Kemitraan untuk mencapai tujuan, SDGs 2 : Tanpa Kelaparan, SDGs 4 : Pendidikan berkualitas (quality education)
  • 14 September 2026, 10.38
  • Oleh: dwi.nur.halimah
  • 0

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Periode 2 Tahun 2026 mendampingi peternak di Desa Kajongan, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan melalui pemeriksaan kesehatan ternak dan pemanfaatan klobot jagung sebagai pakan alternatif. Pendampingan ini dilakukan untuk memperkenalkan langkah preventif dalam pemeliharaan ternak sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.

Rangkaian pendampingan berlangsung 1–3 Juli 2026 di peternakan warga Dusun Krajan, Desa Kajongan. Pemeriksaan kesehatan dan suplementasi vitamin dilaksanakan pada 1–2 Juli, sedangkan pelatihan pengolahan klobot jagung dengan teknologi amoniasi dilakukan 3 Juli 2026.

Mahasiswa melakukan pendataan serta pemeriksaan fisik ternak ruminansia yang meliputi pengukuran suhu tubuh, frekuensi denyut jantung dan respirasi, status hidrasi, serta Body Condition Score (BCS). Pemeriksaan dilanjutkan dengan pemberian suplementasi Vitamin Pro B Plex. Peternak juga memperoleh edukasi mengenai pemenuhan kebutuhan air minum ternak secara ad libitum sebagai salah satu bagian dari pemeliharaan kesehatan.

Cinta Cantika Putri Permana, mahasiswa Kedokteran Hewan yang terlibat dalam pendampingan kesehatan ternak, menekankan pentingnya pemeriksaan secara berkala sebagai langkah preventif.

“Pemeriksaan kesehatan secara rutin dan pemberian vitamin sangat penting sebagai langkah preventif agar ternak tetap fit dan terhindar dari penyakit,” ujarnya.

Pendampingan juga diarahkan pada pemanfaatan klobot jagung yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai alternatif bahan pakan. Mahasiswa memperkenalkan teknologi amoniasi menggunakan larutan urea untuk mengolah klobot jagung sebelum dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Amelia Addisti Viskasari, mahasiswa Kedokteran Hewan yang melaksanakan pendampingan amoniasi pakan, menjelaskan bahwa ketersediaan klobot jagung di Desa Kajongan menjadi peluang untuk mengurangi limbah sekaligus menyediakan pilihan bahan pakan bagi peternak.

“Limbah klobot jagung di Desa Kajongan sangat melimpah, tetapi sering dibakar atau dibuang. Melalui teknologi amoniasi sederhana dengan larutan urea, klobot jagung dapat diolah menjadi salah satu alternatif bahan pakan yang berpotensi membantu peternak mengoptimalkan sumber daya yang tersedia,” jelas Amelia.

Peternak terlibat langsung dalam praktik pengolahan klobot jagung. Bahan yang telah melalui proses amoniasi kemudian disimpan dalam kondisi kedap udara selama 21 hari sebelum digunakan. Mahasiswa turut menyediakan modul petunjuk teknis sebagai panduan agar proses pengolahan dapat diterapkan secara mandiri oleh peternak.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Unit 2026-JT071, Ir. Rahadian Yudo Hartantyo, S.Si., M.Sc., mengapresiasi pendekatan mahasiswa yang mengintegrasikan pengetahuan kesehatan hewan dengan pemanfaatan sumber daya lokal.

“Kami berharap intervensi berbasis ilmu kedokteran hewan dan peternakan ini tidak hanya berhenti saat KKN selesai, tetapi dapat membentuk pola pemeliharaan mandiri yang berkelanjutan bagi seluruh kelompok peternak di Desa Kajongan,” jelasnya.

Kepala Desa Kajongan, Eko Triwarso, turut menyampaikan apresiasi terhadap pendampingan yang diberikan mahasiswa. Pengetahuan mengenai pemeriksaan kesehatan ternak dan pengolahan klobot jagung dinilai dapat menjadi tambahan pengetahuan yang dapat diterapkan masyarakat dalam pemeliharaan ternak.

Integrasi pemeliharaan kesehatan secara preventif dengan pemanfaatan sumber pakan lokal menjadi bagian dari upaya mahasiswa mendukung kapasitas peternak di Desa Kajongan. Pendampingan tersebut diharapkan dapat mendorong pemanfaatan sumber daya yang tersedia sekaligus memperkuat praktik peternakan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

 

Sumber Tulisan: Divisi HumPub Unit Sawijen 
Penulis/Editor: DnHalimah & Sabri
Sumber/Foto: Tim KKN-PPM UGM Desa Kajongan, Kajen, Kabupaten Pekalongan,

 

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

Tentang DPKM

  • Sekilas DPKM
  • SOTK
  • Statistik

Tautan

  • LPPM-UGM
  • Publikasi
  • PIAT
  • Sekretariat RCE Yogyakarta
  • Instagram Pengabdian UGM
  • Instagram KKN UGM
  • YouTube KKN
  • KNPPM UGM
  • Instagram RCE Yogyakarta
  • ICCEESD

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY