• Tentang UGM
  • Simaster
  • KKN-PPM
  • Student Community Service
  • Jurnal Pengabdian
  • Mitra Pengabdian
  • Workshop UMKM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Subdirektorat
    • Kuliah Kerja Nyata
      • KKN-PPM
      • SCS-CEL
    • Pemberdayaan Masyarakat
      • RCE – Yogyakarta
      • UMKM
      • TTG
      • DERU – UGM
      • Wilayah Binaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Data & Informasi
  • Publikasi
  • Tentang
    • Sekilas DPkM
    • Struktur Organisasi
    • Kontak
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • KKN
  • KKN-PPM UGM Perkuat Kolaborasi Indonesia – Timor Leste melalui Pengabdian Masyarakat di Kawasan Perbatasan Belu

KKN-PPM UGM Perkuat Kolaborasi Indonesia – Timor Leste melalui Pengabdian Masyarakat di Kawasan Perbatasan Belu

  • KKN, SDGs 1 : Menghapus Kemiskinan, SDGs 11 :Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDGs 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh., SDGs 17 : Kemitraan untuk mencapai tujuan, SDGs 4 : Pendidikan berkualitas (quality education)
  • 29 Juli 2026, 08.24
  • Oleh: dwi.nur.halimah
  • 0

Langkah signifikan untuk meningkatkan kolaborasi internasional, 30 mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berpartisipasi dalam program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Belu, Nusa Tenggara Timur. Inisiatif ini merupakan bagian dari kemitraan lintas batas dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Dili Institute of Technology (DIT) di Timor Leste. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui kemitraan internasional sekaligus memperluas implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di wilayah perbatasan.

Mahasiswa KKN-PPM UGM bekerja sama dengan 33 mahasiswa KKN dari Undana di Desa Sadi, Tulakadi, dan Dualaus di Belu. Sementara itu, mahasiswa DIT menjalankan Program Pengabdian Masyarakat Internasional di Sanirin, Timor Leste. Upaya bersama ini memungkinkan mahasiswa dari kedua negara untuk saling berbagi pengalaman dalam pengembangan masyarakat, mencakup bidang kesehatan, lingkungan, ketahanan pangan, dan pengembangan potensi lokal.

Kolaborasi ini dimulai dengan pertemuan koordinasi yang melibatkan mahasiswa KKN-PPM UGM, tim Cross Border Partnership dari Sekolah Pascasarjana UGM, DIT, Pemerintah Kabupaten Belu, serta Satgas KKN KAGAMA Belu dan Timor Leste. Pertemuan ini membahas penyelarasan kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) perencanaan desa yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah perbatasan.

Selain melaksanakan program pemberdayaan masyarakat, mahasiswa KKN-PPM UGM juga berkesempatan melakukan kunjungan akademik ke Dili Institute of Technology. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mengikuti FGD Cross Border Partnership, berdiskusi mengenai pengembangan program pengabdian lintas negara, serta menyaksikan penandatanganan Memorandum of Agreement antara Sekolah Pascasarjana UGM dan DIT sebagai langkah memperkuat kerja sama akademik Indonesia–Timor Leste.

Kolaborasi ini juga mendapat dukungan dari KAGAMA Belu dan KAGAMA Timor Leste yang memfasilitasi berbagai kegiatan mahasiswa selama berada di Timor Leste. Dr. Manuel Florencio Vong, Presiden KAGAMA Timor Leste sekaligus Direktur Program DBA DIT, menyambut langsung kedatangan mahasiswa KKN-PPM UGM dan memperkenalkan berbagai bentuk pengabdian masyarakat yang telah dikembangkan DIT di wilayah perbatasan.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan kolaboratif bersama peneliti dan tim pengabdian Sekolah Pascasarjana UGM, Universitas Pertahanan, pemerintah daerah, serta mitra di Timor Leste. Salah satunya melalui aksi konservasi mangrove dalam rangka Hari Mangrove Internasional yang akan dilaksanakan secara bersama di Kabupaten Belu dan Desa Sanirin, Timor Leste. Kegiatan tersebut menjadi simbol kerja sama lintas negara dalam mendukung pelestarian lingkungan kawasan pesisir.

Koordinator kegiatan Cross Border Partnership Sekolah Pascasarjana UGM, Muhammad Sulaeman, S.T., M.T.,D.Eng., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN-PPM menjadi bagian penting dalam membangun jejaring pengabdian yang berkelanjutan di kawasan perbatasan. “Kolaborasi ini tidak hanya mempertemukan perguruan tinggi dari dua negara, tetapi juga menghadirkan ruang belajar bersama bagi mahasiswa untuk mengembangkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat perbatasan melalui pengabdian yang kolaboratif,” jelasnya.

Melalui KKN-PPM di Kabupaten Belu, mahasiswa UGM tidak hanya mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat, tetapi juga memperkuat diplomasi masyarakat (people-to-people diplomacy) melalui kerja sama lintas negara. Kehadiran mahasiswa bersama berbagai mitra diharapkan mampu menghasilkan model pengabdian yang berkelanjutan sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Timor Leste melalui kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.

 

Penulis/Editor: Dn Halimah & Sabri/Dn Halimah, Sumber/Foto: Tim Humas KKN-PPM Belu 

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

Tentang DPKM

  • Sekilas DPKM
  • SOTK
  • Statistik

Tautan

  • LPPM-UGM
  • Publikasi
  • PIAT
  • Sekretariat RCE Yogyakarta
  • Instagram Pengabdian UGM
  • Instagram KKN UGM
  • YouTube KKN
  • KNPPM UGM
  • Instagram RCE Yogyakarta

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY