
Tim KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 Paliyan di Kalurahan Karangduwet sukses menyelenggarakan kegiatan penanaman bibit pohon buah lokal di Balai Desa Karangduwet, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta dan PT MSIG Indonesia dalam rangka mengenalkan pelestarian lingkungan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Pemahaman dan keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan perlu terus ditumbuhkan melalui kegiatan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman secara langsung. Penanaman pohon menjadi salah satu cara sederhana untuk mengenalkan nilai konservasi sekaligus mengajak peserta terlibat dalam aksi nyata.
Menjawab hal tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bersama Mitsui Sumitomo Insurance Group (MSIG) menyelenggarakan kegiatan Conservation Goes to Village di Kalurahan Karangduwet dengan sasaran pemuda SMA/sederajat. Kegiatan Conservation Goes to Village yang diselenggarakan memiliki keterkaitan dengan program kerja KKN-PPM UGM YO-060, yaitu penanaman bibit tanaman buah.
“Kami sangat merasa terbantu dengan hadirnya pihak BKSDA dan PT MSIG Indonesia yang telah memberikan fasilitas dan sarana, seperti sosialisasi dengan pemuda SMA/sederajat di Kalurahan Karangduwet dan penyediaan bibit pohon buah jenis nangka dan jambu mete,” ungkap Rama, selaku Kormanit atau Ketua Unit YO-060 KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026. Ia menambahkan, “Kegiatan Conservation Goes to Village ini selaras dengan program kerja KKN kami, yaitu penanaman bibit pohon buah yang kemudian kami dampingi hingga penanaman di delapan padukuhan di Karangduwet.”
Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi oleh BKSDA Yogyakarta dan PT MSIG Indonesia. Melalui pendampingan BKSDA Yogyakarta, khususnya Resort Konservasi Wilayah (RKW) Paliyan, peserta diajak mengenal peran BKSDA serta keanekaragaman satwa liar dan ekosistem tumbuhan alami di kawasan Karst Gunungsewu. Peserta juga diperkenalkan pada konsep citizen science, kampanye digital melalui media sosial, kearifan lokal, serta gagasan inovasi hijau yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon buah bersama peserta yang didampingi oleh tim KKN-PPM UGM.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut berlanjut melalui pemberian 40 bibit pohon buah nangka dan jambu mete dari PT MSIG Indonesia kepada tim KKN-PPM UGM. Bibit tersebut kemudian didistribusikan dan ditanam di delapan padukuhan di Kalurahan Karangduwet. Penanaman tanaman buah produktif ini menjadi bagian dari upaya penghijauan kawasan sekaligus membuka peluang pemanfaatan tanaman yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang. Kolaborasi antara mahasiswa, instansi pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa kegiatan konservasi dapat dilakukan melalui langkah sederhana dan dapat berkelanjutan.
#KKNPPMUGM2026 #PaliyanMenawan #KKN2026 #ConservationGoesToVillage #UGM #BKSDA #MSIGIndone
Penulis : Viola Arselina, Mahasiswa Universitas Gadjah Mada
Artikel ini telah dimuat di kompasiana.com