Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • Pelatihan Keselamatan Air Perkuat Kompetensi Mahasiswa KKN-PPM Lewat Kolaborasi Gelanggang Emergency Response dan Unit Renang UGM

Pelatihan Keselamatan Air Perkuat Kompetensi Mahasiswa KKN-PPM Lewat Kolaborasi Gelanggang Emergency Response dan Unit Renang UGM

  • Berita Utama DPkM, KKN, SDGs 11 :Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDGs 3 Kehidupan sehat dan sejahtera
  • 24 November 2025, 18.02
  • Oleh: dwi.nur.halimah
  • 0

Gelanggang Emergency Response (GER) bekerja sama dengan Unit Renang Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) UGM, menyelenggarakan Latihan Gabungan Keselamatan dan Penyelamatan Air di Kolam Renang Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (15-16/11). Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta, termasuk masyarakat umum dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM UGM) Periode 4 Tahun 2025, khususnya dari unit-unit lokasi prioritas yang berpotensi menghadapi risiko terkait aktivitas di perairan selama pengabdian.

Sebagai lembaga yang berperan penting dalam memfasilitasi kegiatan pengabdian masyarakat, DPkM UGM menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan keterampilan keselamatan bagi mahasiswa KKN-PPM. Melalui kegiatan ini, DPkM bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar pertolongan pertama di air sebagai bagian dari mitigasi risiko selama misi pengabdian. Pelatihan ini merupakan salah satu komitmen DPkM dalam menyiapkan mahasiswa agar dapat menjalankan kegiatan pengabdian secara aman, profesional, dan bertanggung jawab.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan melalui penjelasan teoritis dan latihan praktik mengenai keselamatan air. Materi yang disampaikan meliputi teknik bertahan hidup di air, seperti back float dan water trapping, yang sangat berguna untuk mempertahankan diri ketika menghadapi arus atau situasi darurat. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai lingkungan perairan, mulai dari sungai hingga kawasan pesisir, beserta potensi bahaya yang dapat ditemui di masing-masing lokasi. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa melakukan asesmen risiko sebelum terlibat dalam aktivitas air di lokasi KKN-PPM.

Dalam aspek penanganan korban tenggelam, peserta mempelajari tanda-tanda kondisi korban, baik yang sadar maupun tidak sadar, serta etika keselamatan pertama di air. Materi ini mencakup respons cepat melalui protokol “teriak, tunjuk, telepon” sebagai langkah awal yang aman sebelum melakukan pertolongan. Selain itu, peserta dilatih untuk mengaplikasikan metode penyelamatan yang memprioritaskan keselamatan penolong, seperti pendekatan Reach–Throw–Row, sekaligus mempraktikkan teknik membawa korban dan teknik melepaskan diri dari rangkulan korban panik.

Antusiasme peserta terlihat jelas selama sesi simulasi yang berlatih melakukan manuver penyelamatan dalam kondisi yang mendekati situasi lapangan. Pengawasan instruktur dari GER dan Unit Renang UGM memastikan seluruh praktik dilakukan dengan benar, aman, dan sesuai standar penyelamatan air. Melalui pengalaman praktik langsung ini, peserta semakin memahami pentingnya ketenangan, koordinasi, serta teknik yang tepat dalam menghadapi keadaan darurat.

DPkM UGM menilai bahwa kompetensi keselamatan air merupakan keterampilan penting bagi mahasiswa KKN-PPM yang ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia. Kemampuan mengidentifikasi bahaya, mengambil langkah mitigasi, serta memberikan pertolongan awal diharapkan mampu meningkatkan keamanan pelaksanaan pengabdian. Selain itu, mahasiswa diharapkan dapat turut berperan dalam memberikan edukasi keselamatan bagi masyarakat, sesuai dengan misi DPkM dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis pengetahuan dan keberlanjutan.

Pelaksanaan Latihan Gabungan ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kegiatan ini mendukung SDG 3 terkait kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui upaya pencegahan risiko tenggelam; SDG 11 terkait pembangunan komunitas tangguh; serta SDG 13 mengenai peningkatan kesiapsiagaan terhadap risiko hidrometeorologi akibat perubahan iklim. Melalui kontribusi tersebut, pelatihan ini tidak hanya memperkuat kesiapan mahasiswa tetapi juga sejalan dengan arah kebijakan DPkM UGM dalam memperkuat dampak pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.

Melalui sinergi antara GER, Unit Renang UGM, dan DPkM UGM, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya keselamatan bagi mahasiswa dan masyarakat. Bekal pengetahuan dan keterampilan yang diterima peserta diharapkan memberikan manfaat jangka panjang dalam peningkatan keselamatan, mitigasi risiko, serta penguatan kapasitas masyarakat di berbagai wilayah. Kegiatan ini turut menegaskan komitmen UGM dalam melaksanakan pengabdian masyarakat yang profesional, aman, dan berdampak luas.

Penulis&Editor: Dn Halimah, Ainun/ Dn Halimah,  Foto: Tim : UKM Renang dan Humas DPkM

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY