
Dalam rangka mendukung peningkatan layanan publik di wilayah pedesaan, mahasiswa KKN–PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan pemasangan nomor rumah di RT 8 Desa Sodong Basari, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Minggu, 3 Agustus 2025. Program ini diprakarsai oleh Ayu Rahmawati, mahasiswa UGM sekaligus PIC kegiatan dengan pendampingan langsung dari Ketua RT 8, Fahrudin Fahmi. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme dari warga sekitar.
Pemasangan nomor rumah ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Pemerintah Desa Sodong Basari yang melihat pentingnya sistem penomoran rumah sebagai sarana pendukung administrasi dan pelayanan publik, seperti distribusi surat, bantuan sosial, hingga penanganan keadaan darurat. Menurut keterangan Ayu Rahmawati, program ini dirancang sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa KKN terhadap kebutuhan riil masyarakat desa. “Kami menerima usulan langsung dari pemerintah desa mengenai pentingnya penomoran rumah, dan kami menjadikan ini sebagai salah satu program prioritas selama masa KKN,” ujarnya.
Fahrudin Fahmi, selaku Ketua RT 8, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa. Ia menilai kegiatan tersebut sangat membantu dalam memudahkan identifikasi lokasi rumah warga serta menunjang efektivitas komunikasi antara warga dengan aparatur desa.
Senada dengan hal tersebut, Penjabat Kepala Desa Sodong Basari turut memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. “Saya berterima kasih kepada tim KKN UGM yang telah membantu pelaksanaan penomoran rumah, yang memang merupakan salah satu agenda desa yang belum terlaksana. Kehadiran mahasiswa UGM sangat membantu mewujudkan program-program pelayanan publik di desa kami,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dengan pemerintahan desa dalam upaya membangun sistem pelayanan publik yang lebih tertata dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan terlaksananya pemasangan nomor rumah ini, diharapkan sistem administrasi dan distribusi layanan publik di Desa Sodong Basari dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta menjadi inspirasi bagi wilayah-wilayah lainnya untuk menerapkan sistem penomoran rumah yang serupa.