• Tentang UGM
  • Simaster
  • KKN-PPM
  • Student Community Service
  • Jurnal Pengabdian
  • Mitra Pengabdian
  • Workshop UMKM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Subdirektorat
    • Kuliah Kerja Nyata
      • KKN-PPM
      • SCS-CEL
    • Pemberdayaan Masyarakat
      • RCE – Yogyakarta
      • UMKM
      • TTG
      • DERU – UGM
      • Wilayah Binaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Data & Informasi
  • Publikasi
  • Tentang
    • Sekilas DPkM
    • Struktur Organisasi
    • Kontak
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • Patriot UGM Perkuat Kelembagaan Lintas Etnis di Kawasan Transmigrasi Muting

Patriot UGM Perkuat Kelembagaan Lintas Etnis di Kawasan Transmigrasi Muting

  • Berita Utama DPkM, Berita Utama DPkM, Ekspedisi Patriot, SDGs 11 :Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, SDGs 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh., SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • 8 Oktober 2026, 15.18
  • Oleh: prayudhi.kurniawan
  • 0

Potensi komoditas lokal di Kawasan Transmigrasi Muting, Kabupaten Merauke tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya, tetapi juga pada kemampuan kelompok masyarakat dalam mengelolanya. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Focus Group Discussion (FGD) penguatan kelembagaan lintas etnis yang difasilitasi Tim Ekspedisi Patriot UGM di Kampung Seed Agung, Distrik Muting, pada 6 Oktober 2026.

FGD mempertemukan kelompok tani kopi eks-transmigran, kelompok wanita tani singkong eks-transmigran, kelompok wanita tani lokal pengolah produk herbal hasil hutan dari sarang semut, serta lembaga pendidikan tingkat SMA/SMK. Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk memperkuat kelembagaan sekaligus melihat peluang pengembangan komoditas hingga menghasilkan nilai tambah.

Dalam mendukung kegiatan tersebut, Patriot UGM menghadirkan praktisi kelembagaan dan hilirisasi komoditas lokal dari Universitas Musamus Merauke sebagai narasumber. Peserta mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan kelembagaan dan pengembangan komoditas dari proses produksi hingga hilirisasi.

Pertemuan lintas kelompok dan etnis ini juga membuka ruang pembelajaran bersama antara masyarakat lokal dan eks-transmigran. Keragaman pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki masing-masing kelompok menjadi modal dalam membangun kerja sama untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal di Kawasan Transmigrasi Muting.

“Kekuatan Kawasan Transmigrasi Muting bukan hanya pada kopi, singkong, atau hasil hutannya, melainkan pada keberagaman orang-orang yang mengelolanya. Hari ini petani kopi, kelompok wanita tani, sekolah, dan masyarakat lokal duduk di satu meja. Itu bukan sekadar pertemuan, melainkan awal dari rasa saling percaya yang menjadi fondasi kemandirian ekonomi bersama.

Kami percaya, nilai tambah akan lahir ketika setiap kelompok saling melengkapi: petani menjaga mutu di hulu, kemudian mengolah menjadi produk bernilai, dan anak-anak sekolah belajar langsung untuk meneruskannya. Dengan kelembagaan yang adil, terbuka, dan setara, hasil kerja keras warga akan kembali dinikmati oleh warga sendiri.

Harapan kami sederhana namun besar: dari Kawasan Transmigrasi Muting, semangat gotong royong lintas etnis ini tumbuh, menguat, dan menjadi contoh bagi kawasan di sekitarnya atau bahkan kawasan transmigrasi lainnya.” Mohammad Nuris

Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, poin 10 tentang pengurangan kesenjangan, serta poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Dalam kerangka ekonomi hijau, pengembangan komoditas lokal ini diarahkan tidak hanya pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga pada pengelolaan sumber daya secara lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Melalui FGD ini, Patriot UGM berharap penguatan kelembagaan lintas etnis dapat menjadi pijakan bagi masyarakat di Kawasan Transmigrasi Muting untuk mengembangkan potensi kopi, singkong, dan hasil hutan seperti sarang semut secara kolaboratif dan berkelanjutan.

Penulis : Ilham Pahlawi

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

Tentang DPKM

  • Sekilas DPKM
  • SOTK
  • Statistik

Tautan

  • LPPM-UGM
  • Publikasi
  • PIAT
  • Sekretariat RCE Yogyakarta
  • Instagram Pengabdian UGM
  • Instagram KKN UGM
  • YouTube KKN
  • KNPPM UGM
  • Instagram RCE Yogyakarta
  • ICCEESD

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY