
Pacitan Upaya menjaga kelestarian alam dan lingkungan terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Danramil 0801/05 Nawangan Kapten Inf Agus Nuriadi bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan aksi penanaman 100 pohon di Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa UGM yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup, khususnya di wilayah pegunungan yang rawan erosi dan tanah longsor. Aksi ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta keberlanjutan sumber daya alam di wilayah Nawangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Nawangan Sukarwan, Danramil 0801/05 Nawangan Kapten Inf Agus Nuriadi, Kapolsek Nawangan Iptu Yuyun, Kepala Desa Tokawi yang diwakili Saiku, Ketua CDH Pacitan yang diwakili Andy, perangkat Desa Tokawi, serta pemuda Karang Taruna setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.
Danramil 0801/05 Nawangan Kapten Inf Agus Nuriadi dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini memiliki peran strategis bagi keberlangsungan lingkungan hidup, terutama di kawasan perbukitan seperti Kecamatan Nawangan. Menurutnya, keberadaan pepohonan sangat penting dalam menjaga keseimbangan alam. “Keberadaan pepohonan di kawasan pegunungan seperti di Kecamatan Nawangan ini sangat penting untuk menjaga debit dan kualitas air agar tetap terjaga dalam jangka panjang, serta mencegah terjadinya erosi dan tanah longsor,” tandas Kapten Inf Agus Nuriadi.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat secara langsung dalam kegiatan penanaman pohon diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga dan merawat alam. Kawasan hutan dan perbukitan, menurutnya, merupakan penyangga utama kehidupan desa yang harus dijaga bersama.
Lebih lanjut, Danramil menekankan bahwa kolaborasi antara TNI-Polri, pemerintah desa, masyarakat, serta mahasiswa merupakan contoh sinergi positif dalam menjaga lingkungan. Ia berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Tokawi. “Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Pohon yang ditanam hari ini harus dirawat bersama agar ke depan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, mahasiswa KKN-PPM UGM menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen mereka dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga alam. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi desa lokasi KKN. Program KKN-PPM Universitas Gadjah Mada sendiri tidak hanya berfokus pada pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mendorong aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman 100 pohon di Desa Tokawi ini diharapkan mampu membantu menjaga keseimbangan ekosistem, memperkuat daya dukung lingkungan, serta mengurangi risiko bencana alam di wilayah Kecamatan Nawangan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, sinergi antara aparat kewilayahan, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan terus terjalin, sehingga upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Pacitan.
Sumber berita: https://www.mediapatriot.co.id
