Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada membangun drainase sepanjang 50 meter di RT 008 RW 003 Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu 29 Januari 2025
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada membangun drainase air sepanjang 50 Meter di RT 008 /RW 003 Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT. Pembangunan yang telah dimulai sejak Rabu 24 Januari 2025 ini merupakan suatu bentuk mitigasi dari banjir sering terjadi pada musim hujan di wilayah Kota Maumere.
Kata dia, Warga RT 008/RW 003 juga memiliki kesadaran atas pentingnya drainase. Hal ini dilihat dari keaktifan partisipasi warga pada saat pembangunan drainase. “Pembangunan drainase berjalan dengan cepat. Hanya membutuhkan lima hari untuk menyelesaikan pembangunan drainase tersebut,” jelasnya.
Ia menambahkan, Drainase air ini memiliki dimensi dengan panjang 50 meter dan lebar 60 cm, berbahan dasar semen dan batu kali yang ditumpuk hingga 3 tingkat. “Setiap tumpukan dilapisi semen sebagai perekat sekaligus pemadat struktur drainase air. Tim KKN-PPM UGM mendesain drainase air dengan menyesuaikan kontur tanah yang miring,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua RT 008 Kelurahan Waioti, Nikolaus D.H. Ago mengungkapkan rasa syukurnya kepada tim KKN-PPM UGM atas pembangunan drainase di wilayah mereka. “Kita bersyukur dengan adik-adik bisa membantu kami untuk meringankan dengan mengurangi debit air ini, karena drainase ini sekarang sudah ringan untuk kita Jadi airnya tidak menggenang lama, bisa langsung kering,” ungkapnya.
Nikolaus juga mengatakan bahwa kondisi warga RT 008/RW 003 berada yang bekerja sebagai nelayan dan pendapatan mereka hanya bergantung pada musim. Sehingga kesadaran dan upaya mereka akan pembuatan drainase hanya berhenti sebagai wacana.
Drainase air ini diharapkan dapat mengalirkan air endapan dari Jalan Nasional Maumere-Larantuka yang terbuang ke pemukiman dan memberikan keamanan bagi warga yang tinggal di RT 008/RW 003 dari banjir yang dihasilkan oleh derasnya hujan.
