
Peran KKN dalam kolaborasi nyata untuk pembangunan kota tarakan, tak hanya sekedar tugas menyelesaikan perkuliahan. Dalam kurun waktu 50 hari, kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Mahasiswa UGM tahun 2025 dilaksanakan di beberapa daerah di kota tarakan seperti di daerah Kampung Empat dan Mamburungan Timur. Kegiatan KKN ini tak hanya menjadi tugas syarat menyelesaikan perkuliahan saja, namun juga dijadikan wadah untuk berkolaborasi antara mahasiswa dan juga warga sekitar. Kolaborasi ini dilakukan dengan dukungan yang baik dari warga, karangtaruna, pemerintah desa dan anggota PKK.
“Di Kampung Empat ini warganya antusias, karangtaruna, PKK aktif semua, jadi saat masa observasi terbantu banget” Hal ini disampaikan oleh Dzaki Achmad Abimanyu Mahasiswa UGM saat menjadi narasumber program Sore Ceria di studio Pro2 RRI 4 Agustus 2025 lalu. Program kerja yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UGM dibuat untuk dapat menarik minat para warga dan melibatkan warga dalam setiap kegiatannya. Beberapa proker yang dikerjakan seperti festival olahraga, penanaman sayur hidroponik, pembuatan website kelurahan, dan mencari potensi daerah yang bisa ditingkatkan. “Jadi proker proker yang kita sasar yang sesuai dengan minat warga jadi biar tertarik, dan dapat masukan dari kelurahan dan menyesuaikan dengan lingkungan proker” tegas Firzanah Nuraini.
Diharapkan setelah diadakan program kerja dari mahasiswa KKN saat ini bisa terus berlanjut dan bermanfaat bagi warga sekitar. Bagi warga yang terlibat dalam program kerja yang dibuat juga bisa tetap pertahankan sisi kekeluargaan dan kekompakan satu sama lain. “terimakasih sudah menyambut kita selama kkn, semoga kehadiran dan proker kita bisa berdampak untuk warga sekitar” pungkas Firza.
sumber berita: rri.co.id