• Tentang UGM
  • Simaster
  • KKN-PPM
  • Student Community Service
  • Jurnal Pengabdian
  • Mitra Pengabdian
  • Workshop UMKM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Subdirektorat
    • Kuliah Kerja Nyata
      • KKN-PPM
      • SCS-CEL
    • Pemberdayaan Masyarakat
      • RCE – Yogyakarta
      • UMKM
      • TTG
      • DERU – UGM
      • Wilayah Binaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Data & Informasi
  • Publikasi
  • Tentang
    • Sekilas DPkM
    • Struktur Organisasi
    • Kontak
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • KKN
  • KKN UGM Dukung Petani Organik di Gianyar Lewat Teknologi dan Pendampingan

KKN UGM Dukung Petani Organik di Gianyar Lewat Teknologi dan Pendampingan

  • KKN, SDGs 1 : Menghapus Kemiskinan, SDGs 2 : Tanpa Kelaparan, SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • 31 Juli 2025, 08.26
  • Oleh: prayudhi.kurniawan
  • 0

Konsumsi makanan organik merupakan hal terbaik yang dilakukan untuk menjaga kesehatan, mulai dari beras organik, sayur, minyak kelapa organik serta berbagai makanan lainnya. Makanan yang dikonsumsi mesti diproduksi ataupun diolah menggunakan proses alami, hal tersebut diungkapkan Ketua Kelompok Tani Kedisan Mandiri, I Putu Yoga Wibawa, saat menerima KKN-PPM UGM di rumahnya di Br Kedisan Kaja, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, beberapa waktu lalu.

Selama menekuni pertanian organik banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari ketidakpercayaan warga sekitar hingga produksi yang susah. Namun, setelah melewati berbagai tantangan, ketekunan dalam mengolah pertanian organik mulai dilirik banyak komunitas. Sehingga muncul ketertarikan warga sekitar untuk mengikuti sebagai petani organik. Disisi lain kegiatan di kelompok Tani Kedisan Mandiri masih menggunakan manajemen tradisional yang seadanya, sehingga dalam berbagai kegiatan masih banyak yang belum optimal. Kelompok Tani Kedisan Mandiri sampai saat ini sangat membutuhkan bantuan pelbagai pihak dalam hal mendukung kegiatan kelompok. Misalnya pembuatan situs online (website), paket wisata organik dan pola pengemasan hasil produksi para anggota kelompok tani. Kehadiran KKN-PPM UGM sejak setahun lalu mampu membantu menyelesaikan kekurangan kelompok tersebut.

Senada yang diungkapkan peserta KKN-PPM UGM, Stefanus Bayu asal Fakultas Teknologi Pertanian, bahwa semenjak melaksanakan observasi dan mempelajari dokumen mahasiswa KKN-PPM tahun sebelumnya, pihaknya ingin melanjutkan dan melengkapi kegiatan pendampingan di Kelompok Tani Kedisan Mandiri. Disamping membuatkan situs online dan paket wisata, KKN-PPM UGM juga mengarahkan kelompok tani dalam memproduksi hasil pertanian organik berdasarkan potensi kelompok seperti membuat VCO (Virgin Coconut Oil). Pembuatan VCO yang disampaikan mahasiswa asal Jogjakarta ini menggunakan beberapa metode, seperti metode permentasi dan menggunakan teknologi.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PPM UGM 2025 unit 2025-BA006 di Desa Kedisan, Pande Made Kutanegara mengatakan pihak UGM selalu siap untuk mengabdi dan mengembara di seluruh desa di Kabupaten Gianyar. Selama lebih dari 11 tahun, UGM selalu menjalin kerja sama dengan Pemkab Gianyar dalam melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi. Desa Kedisan dipilih menjadi lokasi KKN-PPM dengan Desa Sebatu tahun 2025 atas dasar permohonan desa setempat, sehingga pihak UGM menyebar 15 mahasiswa di masing-masing desa tersebut. Mahasiswa berasal dari 12 Fakultas di UGM, yang terbagi dalam 4 kluster yakni Kluster Kesehatan, Teknik dan Science, Agro (sektor pertanian dan peternakan), serta kluster sosial humaniora.

Selama kurang lebih 1,5 bulan, mahasiswa ditempatkan di desa untuk melaksanakan program kerja sesuai dengan kebutuhan desa. Mereka wajib menetap di desa dan diharapkan mampu menjadi bagian masyarakat desa. Total mahasiswa KKN 30 orang di Kecamatan Tegallalang, disebar di 2 desa; yakni Sebatu 15 mahasiswa dan Kedisan 15 orang. “Saya berharap kedatangan kami di desa mampu melengkapi apa yang dibutuhkan desa, sehingga mahasiswa yang hadir memberikan kontribusi positif di desa,” cetusnya.

Kegiatan pendampingan petani in I secara langsung mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Gianyar dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/SDGs. SDGs yang didukung adalah tujuan 2 Tanpa kelaparan, Tujuan 8 Pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomis, dan Tujuan 1 memberantas kemiskinan.

Sumber berita : lenteraesai.id

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

Tentang DPKM

  • Sekilas DPKM
  • SOTK
  • Statistik

Tautan

  • LPPM-UGM
  • Publikasi
  • PIAT
  • Sekretariat RCE Yogyakarta
  • Instagram Pengabdian UGM
  • Instagram KKN UGM
  • YouTube KKN
  • KNPPM UGM
  • Instagram RCE Yogyakarta

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY