Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • KKN
  • Mahasiswa KKN-PPM UGM Dampingi 20 UMKM Di Desa Mahahe Dalam Implementasi Pembayaran Digital QRIS

Mahasiswa KKN-PPM UGM Dampingi 20 UMKM Di Desa Mahahe Dalam Implementasi Pembayaran Digital QRIS

  • KKN, SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs 9 : Industri, Inovasi dan Infrastruktur
  • 28 Juli 2025, 08.11
  • Oleh: prayudhi.kurniawan
  • 0
Edukasi penggunaan QRIS kepada pemilik UMKM di Desa Mamahe, Kecamatan Tobadak, Sulawesi Barat Foto: kabarsulbar.com

Digitalisasi kini bukan lagi milik kota semata. Di Desa Mamahe, geliat ekonomi modern mulai tampak nyata melalui program bertajuk “Transformasi Digital UMKM dengan Metode Pembayaran QRIS Pendekatan Door-to-Door.” Program ini merupakan bagian dari proyek kerja individu mahasiswa KKN-PPM UGM yang bertugas di Desa Mamahe, Kecamatan Tobadak, Sulawesi Barat.

Selama 30 hari pelaksanaan (20 Juni–20 Juli 2025), Dina Restu Martiana, mahasiswa KKN UGM penggagas program ini, melakukan kunjungan door-to-door ke setiap pelaku UMKM di Desa Mamahe. Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong adopsi sistem pembayaran digital yang ramah, cepat, dan mudah digunakan oleh pelaku usaha mikro. Sebanyak 10 pelaku UMKM dari berbagai sektor—warung sembako, kios jajanan, usaha laundry, percetakan, hingga klinik gigi—berhasil didampingi secara langsung dan kini resmi menggunakan sistem pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Dalam setiap kunjungan, dilakukan beberapa kegiatan, antara lain:

  1. Edukasi tentang manfaat QRIS dan pentingnya literasi keuangan digital
  2. Bantuan teknis untuk pendaftaran merchant (melalui GoPay Merchant)
  3. Praktik langsung penggunaan aplikasi dan simulasi transaksi digital
  4. Edukasi keamanan bertransaksi secara cashless

Proses dokumentasi kegiatan turut dibantu oleh tiga rekan mahasiswa KKN lainnya: Ivan, Aisha, dan Isya.

QRIS memungkinkan pelaku usaha menerima pembayaran dari berbagai dompet digital hanya dengan satu kode QR. Teknologi ini menjadi solusi praktis yang membuat transaksi lebih cepat, nyaman, dan efisien tanpa uang tunai atau mesin EDC. “Awalnya saya tidak yakin bisa, tapi setelah dibantu, ternyata gampang dan langsung bisa dipakai,” ujar Ibu Rina, Pemilik Grosir Tobadak. “Sekarang pasien tinggal scan QR, jadi tidak perlu repot uang pas lagi,” tambah drg. Dwi, pemilik klinik gigi di Desa Mamahe.

Program ini mendapat dukungan langsung dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoPay Merchant) selaku penyedia jasa.

Dengan total 10 UMKM yang berhasil didampingi dan kini aktif menggunakan QRIS, program ini menjadi langkah awal menuju digitalisasi ekonomi lokal di Desa Mamahe. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk ikut bertransformasi secara digital.

Sumber : kabarsulbar.com

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY