Pemaparan Rembug Pasar Desa Gantang oleh Mahasiswa KKN UGM. Foto: KKN-PPM UGM Sowan Sawangan 2025
Selasa (29/7/2025), Pemerintah Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, mengadakan Rembug Pasar Desa Gantang Oerip Lintang Jaya (OLJ). Bertempat di Balai Desa Gantang, acara ini menjadi tonggak penting dalam mematangkan persiapan pembukaan pasar desa pertama yang lahir dari cita-cita dan semangat gotong royong masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, para kepala dusun, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM UGM). Para mahasiswa ini telah terlibat aktif dalam perencanaan manajemen pasar sejak pertengahan Juni.
Kepala Desa Gantang, Kardinal, dalam sambutannya memaparkan asal-usul dan filosofi nama “Oerip Lintang Jaya”.
“Kami merintis pasar tersebut dengan harapan yang mulia. Oerip artinya hidup. Lintang kepanjangan dari lintas Gantang. Jaya berarti kejayaan. Harapannya ketika pasar ini hidup, masyarakat di sekitar semakin berkembang dan berdaya, karena di situ akan menjadi pusat perekonomian masyarakat,” ujarnya penuh optimisme.
Pasar ini berada di Dusun Trono, tepatnya di Jalan Gejayan-Trono, Desa Gantang. Dibangun di kaki Gunung Merbabu, Pasar Desa Gantang OLJ diharapkan menjadi pusat ekonomi desa, mempermudah akses kebutuhan pokok, dan membuka peluang usaha baru bagi warga.
Pada acara tersebut, mahasiswa KKN-PPM UGM turut mempresentasikan hasil rancangan manajemen pasar yang telah mereka siapkan secara bertahap dan partisipatif. Sejak awal penerjunan, tim KKN melakukan studi literatur, benchmarking terhadap pasar desa lainnya, dan diskusi kelompok terarah Focus Group Discussion (FGD) bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat.
Adapun pokok ide pembahasan meliputi pemetaan potensi dan masalah, struktur organisasi dan tugas pokok, serta perumusan tujuan jangka pendek dan panjang. Penyusunan konsep disampaikan dengan pendekatan yang menyesuaikan konteks budaya lokal, tetapi berbasis pada prinsip manajemen modern. Pendekatan ini menjadi bukti bagaimana kampus bisa hadir secara nyata dalam menyelesaikan persoalan riil masyarakat.
Sebagai tindak lanjut dari hasil rembug dan penyusunan manajemen, Pasar Desa Gantang OLJ berencana diresmikan pada 27/08/2025, bertepatan dengan diselenggarakannya peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Gantang.
Pemerintah Desa Gantang bersama Mahasiswa KKN UGMSumber: KKN-PPM UGM Sowan Sawangan 2025
Pemerintah Desa Gantang bersama Mahasiswa KKN UGM.Foto: KKN-PPM UGM Sowan Sawangan 2025
Dengan hadirnya Pasar Desa Gantang OLJ, pemerintah desa berharap roda perekonomian lokal dapat tumbuh secara mandiri dan kuat. Bukan hanya sebagai tempat jual beli, pasar ini juga diharapkan menjadi ruang interaksi sosial dan kolaborasi antar warga.
“Harapannya masyarakat bisa terangkat ekonominya, yang lemah bisa menjadi kuat, yang kuat bertambah sejahtera,” tutur Kepala Desa Gantang.
Kontribusi mahasiswa ini menunjukkan pentingnya integrasi antara manajemen strategis dan partisipasi masyarakat desa dalam membangun pusat perekonomian lokal. Dukungan mahasiswa KKN UGM, dalam proses pendampingan pengelolaan pasar ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara kampus dan desa. Sebuah langkah kecil namun bermakna dalam membangun kemandirian desa berbasis potensi lokal.
Penulis: Frida Lucyana Wahyuningsih,Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Tim KKN-PPM Unit 2025-JT031 di Sawangan, Kab. Magelang, Jawa Tengah
Artikel ini telah dimuat di kompasiana.com

