Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • KKN
  • Warga Kotabaru Dapat Pelatihan Pembuatan Biofertilizer, Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Bernilai Tinggi

Warga Kotabaru Dapat Pelatihan Pembuatan Biofertilizer, Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Bernilai Tinggi

  • KKN, SDGs 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
  • 12 Agustus 2025, 15.25
  • Oleh: prayudhi.kurniawan
  • 0

Sampah organik kerap kali berakhir di tempat pembuangan akhir atau dibakar, sedangkan limbah tersebut menyimpan potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai guna. Menyadari peluang ini, mahasiswa KKN-PPM UGM YO-073 melaksanakan program Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Biofertilizer yang menyasar Kelompok Tani Kompitu Hijau RW 03, Kelurahan Kotabaru, pada 25 Juli 2025 lalu.

Biofertilizer atau pupuk hayati adalah pupuk yang mengandung mikroorganisme hidup yang bermanfaat bagi tanah dan tanaman. Biofertilizer dapat dibuat dari bahan-bahan alami seperti sisa sayuran, buah, dan limbah organik lainnya, serta berperan penting dalam meningkatkan kesuburan tanah secara alami. Selain itu, penggunaannya dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang dalam jangka panjang dapat merusak ekosistem tanah.

Dalam pelatihan yang berlangsung di kawasan Kelompok Tani Kompitu Hijau ini, peserta diperkenalkan pada konsep dasar biofertilizer, jenis alat dan bahan yang dibutuhkan, serta langkah demi langkah proses pembuatannya. Peserta juga mempelajari cara mengaplikasikan pupuk tersebut pada lahan pertanian agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

Berbagai manfaat biofertilizer menjadi perhatian utama dalam sosialisasi ini. Hal tersebut disebabkan mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan nutrisi dan populasi mikroorganisme aktif, mengembalikan unsur hara yang hilang, serta mempermudah penyerapan nutrisi oleh tanaman. Dari sisi lingkungan, biofertilizer membantu mengurangi limbah organik yang selama ini menjadi masalah pengelolaan sampah perkotaan. Dari sisi sosial-ekonomi, produk ini membuka peluang pemberdayaan masyarakat melalui produksi pupuk mandiri.

Program pelatihan tidak berhenti sampai di situ. Pada 1 Agustus 2025, tim KKN-PPM UGM YO-073 kembali melakukan kunjungan untuk melakukan monitoring hasil pembuatan biofertilizer oleh peserta. Kegiatan ini bertujuan menilai kualitas pupuk yang dihasilkan sekaligus memastikan bahwa keterampilan yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Melalui pelatihan ini, warga di Kelurahan Kotabaru, khususnya Kelompok Tani Kompitu Hijau diharapkan semakin terampil memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang bermanfaat bagi pertanian. Lebih dari sekadar teknik membuat pupuk, kegiatan ini menjadi upaya membangun kesadaran akan pentingnya pertanian berkelanjutan yang menjaga kesehatan tanah, lingkungan, dan meningkatkan ketahanan pangan di tingkat lokal.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY