
Upaya pelestarian lingkungan dapat dimulai sejak usia dini. Hal inilah yang diupayakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam kegiatan edukatif yang digelar pada Selasa, 22 Juli 2025 di SD Negeri 4 Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang.
Bertempat di ruang kelas sekolah dasar, kegiatan bertema “Pengenalan Satwa untuk Pelestarian Lingkungan” ini dipandu oleh Aushina Ika Rachmalia, salah satu mahasiswa KKN. Kegiatan menjadi bagian dari program KKN PPM UGM yang bertujuan menumbuhkan kepedulian siswa terhadap pelestarian alam melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan.
Dalam sesi tersebut, para siswa diperkenalkan pada beragam jenis satwa, habitatnya, serta peran penting hewan-hewan tersebut dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Suasana kelas yang interaktif dan hangat membuat anak-anak tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Beragam media pembelajaran kreatif digunakan, seperti gambar, cerita, dan permainan edukatif, untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah. Tak hanya mendengarkan penjelasan, siswa juga aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi ringan yang dipandu oleh mahasiswa.
Menurut Bu Rodiyah, salah satu guru pendamping dari SD N 4 Sikasur, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa karena mengenalkan mereka pada pentingnya menjaga lingkungan melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak, yaitu satwa. Anak-anak menjadi lebih sadar bahwa setiap hewan memiliki peran dalam ekosistem dan perlu dilindungi. Mereka belajar tidak hanya dari buku, tapi juga melalui interaksi langsung, gambar, dan cerita yang membuat mereka lebih mudah memahami. Ini sangat membantu membentuk sikap peduli lingkungan sejak dini. Saya berharap kegiatan semacam ini terus dikembangkan agar nilai-nilai cinta alam tertanam kuat dalam diri siswa,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat desa, khususnya di bidang pendidikan dan pelestarian lingkungan. Program ini juga diharapkan dapat memicu keberlanjutan program serupa di sekolah-sekolah lain, sebagai langkah awal membangun generasi muda yang lebih peduli terhadap alam dan keberlangsungan ekosistem.
Sebagai bagian dari rangkaian program KKN PPM UGM di Subunit Sodong Basari, Kecamatan Belik, kegiatan ini menegaskan pentingnya peran pendidikan kontekstual dalam menciptakan kesadaran lingkungan yang berkelanjutan.