
Dua mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Benedictus Alitho Tegar Pamungkas (Alit) dan Ignatius Rachul Winner Pasaribu (Winner), menggelar sosialisasi literasi keuangan kepada ibu-ibu rumah tangga di Desa Sodong Basari, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Sabtu (19/7/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Sodong Basari sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) UGM.
Edukasi keuangan tersebut dilaksanakan atas permintaan langsung dari Pemerintah Desa Sodong Basari. Permintaan ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran pemerintah desa terhadap kondisi pengelolaan keuangan rumah tangga yang dinilai masih belum optimal. Banyak ibu rumah tangga di desa tersebut yang dinilai lebih mengutamakan keinginan daripada kebutuhan, yang berdampak pada pemborosan dan kurangnya alokasi dana untuk pos-pos yang lebih penting.
Alit dan Winner menyambut permintaan tersebut dengan antusias dan menyesuaikan materi edukasi sesuai kebutuhan masyarakat. Dalam sesi yang berlangsung selama beberapa jam, keduanya memberikan pemahaman dasar mengenai cara membedakan kebutuhan dan keinginan dalam pengelolaan keuangan keluarga. Mereka juga memperkenalkan berbagai instrumen keuangan, seperti reksadana, sebagai alternatif investasi yang dapat dijangkau oleh masyarakat desa, termasuk ibu rumah tangga.
“Kami ingin ibu-ibu di Sodong Basari tidak hanya cakap dalam mengatur belanja harian, tetapi juga memiliki pemahaman tentang perencanaan keuangan jangka panjang. Ini penting agar mereka dapat lebih mandiri dan mampu menghadapi kebutuhan darurat,” ujar Alit saat ditemui seusai kegiatan.
Respons positif pun datang dari peserta kegiatan. Salah satu perangkat desa yang juga turut hadir dalam acara tersebut, Nandha Urip, menyampaikan apresiasinya. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
“Saya pribadi merasa terbantu dengan penjelasan yang disampaikan oleh Alit dan Winner. Selama ini kami belum pernah mendapat edukasi keuangan secara langsung seperti ini. Ini adalah langkah yang sangat bagus untuk membangun kesadaran pengelolaan keuangan rumah tangga,” ujar Nandha Urip.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan ibu rumah tangga Desa Sodong Basari. Pemerintah desa juga berencana untuk menjadikan edukasi keuangan sebagai agenda rutin, bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, guna menciptakan masyarakat yang lebih melek finansial dan sejahtera secara ekonomi.
Melalui program ini, Alit dan Winner membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen perubahan di kampus, tetapi juga di tengah-tengah masyarakat, dengan membawa ilmu yang bermanfaat dan berdampak nyata.
Sumber berita: g-news.id