
KKN-PPM UGM di Kecamatan Jatiyoso dan Desa Karangsari merupakan tahun kedua. Khususnya di Desa Karangsari, KKN-PPM UGM terdiri atas delapan Fakultas (Sekolah Vokasi, Pertanian, Peternakan, FMIPA, Fisipol, Kedokteran Gigi, Farmasi, Geografi). Ada dua kelompok di Desa Karangsari dan Desa Tlobo. Setiap kelompok terdiri atas 14 mahasiswa. Koordinator mahasiswa KKN UGM Amaral Safiar berada di Desa Tlobo.
Viona Diah Prasasti, salah satu anggota kelompok mahasiswa KKN PPM UGM ROSANATA Jatiyoso di Desa Karangsari mengatakan, kelompoknya mencoba membawa materi program kerja yang mungkin menjadi hal asing bagi peternakan masyarakat di Desa Karangsari. Dengan program kerja bertajuk ‘Peningkatan Kualitas Hewan Ternak dengan Mineral Block, Silase, dan Budidaya Maggot’ telah terlaksana pada Selasa (15/07/2025) bersama masyarakat Dusun Gersono, Desa Karangsari dan pada Senin (21/07/2025) bersama anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Karangsari. “Membawakan materi dan tajuk Peningkatan Kualitas Hewan Ternak dengan Mineral Block, Silase, dan Budidaya Maggot diharapkan kelompok kami bisa mengembangkan kualitas hewan ternak di desa ini,” harapnya.
Viona Diah Prasasti menambahkan, program kerja ini dimulai dengan demonstrasi pembuatan mineral block. Mineral block terbuat dari garam krosok, molase atau tetes tebu, premix mineral, dan semen putih. Mineral block digunakan untuk pemenuhan mineral pada hewan ternak ruminansia. Dilanjutkan demonstrasi pembuatan silase sebagai pakan ternak alternatif, terbuat dari fermentasi berbagai macam rumput. Program kerja ini diakhiri sosialisasi budidaya maggot sebagai alternatif pengolahan limbah organik sisa rumah tangga maupun sisa peternakan. “Dengan proses melalui demontrasi yang dilakukan kelompok kami dengan berbagai materi ini untuk sosialisasi ke warga desa. Diharapkan masyarakat Desa Karangsari bisa mengimplementasikan pada hewan ternaknya masing masing,” kata Viona Diah Prasasti.
Program kerja ini diakhiri dengan penyerahan media budidaya maggot ember tumpuk. Viona Diah Prasasti berharap dengan terlaksananya program kerja ini, kualitas hewan ternak di Desa Karangsari dapat meningkat, baik dari segi kesehatan, produktivitas, maupun nilai ekonominya. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menjadi contoh praktik peternakan secara baik dan berkelanjutan. “Materi pengembangan yang kami implementasikan di masyarakat ini harapannya akan menghasilkan karya nyata. Dengan begitu, dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat Desa Karangsari, tapi juga dapat memperkuat sektor peternakan secara lebih luas di wilayah Kecamatan Jatiyoso,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Karangsari, Hartanto, mengatakan pihaknya menyambut baik dan sangat mendukung atas tema dan materi yang dilaksanakan kelompok KKN-PPM UGM ROSANATA. Para mahasiswa telah memberikan materi peningkatan kualitas hewan ternak dengan mineral block, silase, dan budidaya maggot kepada warga desa. Hartanto pun menyampaikan rasa terima kasih kepada kelompok mahasiswa KKN PPM UGM ROSANATA. “Perangkat desa dan masyarakat Desa Karangsari pada umumnya sangat menyambut baik dengan adanya KKN PPM UGM. Ini sudah kali kedua di desa kami untuk pengembangan peternakan dan pertanian yang lebih baik,” pungkasnya.