• Tentang UGM
  • Simaster
  • KKN-PPM
  • Student Community Service
  • Jurnal Pengabdian
  • Mitra Pengabdian
  • Workshop UMKM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Subdirektorat
    • Kuliah Kerja Nyata
      • KKN-PPM
      • SCS-CEL
    • Pemberdayaan Masyarakat
      • RCE – Yogyakarta
      • UMKM
      • TTG
      • DERU – UGM
      • Wilayah Binaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Data & Informasi
  • Publikasi
  • Tentang
    • Sekilas DPkM
    • Struktur Organisasi
    • Kontak
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • UGM Integrasikan Inovasi Agroengineering dan Adaptasi Iklim melalui Kolaborasi Internasional

UGM Integrasikan Inovasi Agroengineering dan Adaptasi Iklim melalui Kolaborasi Internasional

  • Berita Utama DPkM, EQUITY, SDGs 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDGs 8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs 9 : Industri, Inovasi dan Infrastruktur, TTG
  • 29 Juni 2026, 10.02
  • Oleh: prayudhi.kurniawan
  • 0
Pelaksanaan Focus Group Discussion “Penyelarasan Visi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Perkebunan Lada Putih di Pulau Bangka” 1 hinga 3 Juni 2026 yang bertujuan merumuskan peta jalan (roadmap) revitalisasi lada sebagai basis kebijakan pembangunan daerah berbasis bukti (evidence-based policy) (Foto : UGM).

Program “Integrasi Adaptasi Perubahan Iklim, Inovasi Agroengineering, dan Perencanaan Pembangunan Daerah untuk Keberlanjutan Perkebunan Lada Putih di Pulau Bangka” merupakan inisiatif strategis berbasis riset aplikatif dan pemberdayaan masyarakat yang dipimpin oleh Dr. Ngadisih, STP., M.Sc. dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM.

Program ini diorientasikan untuk merespons krisis produktivitas lada putih (sahang) di Pulau Bangka, di mana degradasi lingkungan akibat perubahan penggunaan lahan dan erosi telah merusak struktur tanah dan fungsi hidrologi lahan.

Kondisi ini diperburuk oleh perubahan iklim yang memicu peningkatan intensitas serangan hama, sehingga mengakibatkan penurunan drastis posisi Indonesia dalam pasar global dari price-maker menjadi price-taker. Sebagai instrumen untuk mensinergikan riset akademis dengan implementasi kebijakan, diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penyelarasan Visi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Perkebunan Lada Putih di Pulau Bangka” yang bertujuan merumuskan peta jalan (roadmap) revitalisasi lada sebagai basis kebijakan pembangunan daerah berbasis bukti (evidence-based policy).

Diawali dengan kegiatan pra-FGD berupa survei (1 Juni 2026 s.d 3 Juni 2026) ke beberapa kebun lada yang dilakukan bersama Bupati Bangka, H. Fery Insani SE, M.M., untuk memvalidasi kendala riil di tingkat petani. FGD dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026 di Pesona Bay Sungailiat Kabupaten Bangka melibatkan partisipasi aktif berbagai pemangku kepentingan, mulai dari BAPPEDA dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, perwakilan kelompok tani, hingga pakar lintas disiplin ilmu dari UGM yang mencakup bidang teknik pertanian, sistem informasi geografis dan iklim, dan bioekonomi.

Sambutan-sambutan disampaikan oleh Plt. Sekretaris Daerah, Drs. Asep Setiawan, dan Kepala BAPPEDA, Ir. Pan Budi Marwoto, M.Si., dan Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni FTP UGM Dr. Sri Rahayoe, S.T.P., M.P. Pengantar FGD disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Lilik Sutiarso, M.Eng. Hadir sebagai narasumber FGD adalah Muhammad Chrisna Satriagasa, S.Si., M.Sc., M.Ec.Dev., Ph.D., serta mitra akademik internasional Prof. Dr. Rosnah Shamsudin dari Universiti Putra Malaysia yang memberikan perspektif global dalam aspek Process and Food Engineering. FGD melibatkan dosen dari Institut Pahlawan 12 (Dr. Darol Arkum, M.Si dan Dr. Widya Handini, B.Sc., M.Sc.) dan dosen Universitas Bangka Belitung (Robika, S.Si., M.Si dan Ir. Rudy Kurniawan, S.T., M.T.) sebagai fasilitator dalam diskusi kelompok kecil. Salah satu luaran FGD adalah kebutuhan jenis-jenis pelatihan untuk peningkatan kapasitas petani lada.

Akhir Juni 2027 mitra Priv.-Doz. Rebecca Hood-Nowotny, M.B.A., PhD dari Institute of Soil Research, BOKU University, akan bersinergi dengan tim UGM (Andri Prima Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D., Dr.nat.techn. Rizki Maftukhah, S.T.P., M.Sc, Dr. Prieskarinda Lestari, S.T., IPM, dan Dr. Murtiningrum, S.T.P., M.Eng) memberikan pendampingan dan pelatihan terkait kesehatan tanah, irigasi, manajemen limbah pertanian, dan smart farming. Keterlibatan mahasiswa program Magister Teknik Pertanian dan mahasiswa Doktor BOKU University menjadi pilar krusial dalam proses pendampingan petani, pengumpulan data biofisik, dan transformasi pengetahuan secara berkelanjutan. Melalui pendekatan System of Systems, program ini diharapkan mampu mengembalikan kedaulatan ekonomi lada Bangka sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan penanganan perubahan iklim.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

Tentang DPKM

  • Sekilas DPKM
  • SOTK
  • Statistik

Tautan

  • LPPM-UGM
  • Publikasi
  • PIAT
  • Sekretariat RCE Yogyakarta
  • Instagram Pengabdian UGM
  • Instagram KKN UGM
  • YouTube KKN
  • KNPPM UGM
  • Instagram RCE Yogyakarta

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY