Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian serta mendukung kesejahteraan masyarakat. Ketahanan UMKM dalam menghadapi berbagai situasi ekonomi menunjukkan bahwa sektor ini mampu mempertahankan keberlangsungan usaha dan menopang aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Namun demikian, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangan usaha, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola bisnis dan strategi pemasaran produk.
#SDG9

KULON PROGO – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis kearifan lokal kembali menjadi fokus perhatian dalam upaya penguatan ekonomi kerakyatan. Pada Kamis, 16 April 2026, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada melakukan langkah strategis dengan mengunjungi Sentra Bambu Kencana yang terletak di Padukuhan Jangkang Kidul, Kalurahan Sintoro, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan audiensi antara Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPkM UGM) dengan Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kulon Progo (DISPERINKOPUKM Kulon Progo) berlangsung pada tanggal 16 Maret 2026. Kegiatan ini disambut oleh Iffah Mufidati, S.H., M.M. selaku Kepala Dinas dan didampingi jajarannya. Tim DPkM UGM terdiri dari Widodo, S.T.P., M.Sc., Suparna, S.Sos., serta Agus Ngadianto, S.Hut., M.Sc., Ph.D.
Pihak Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada menyampaikan arahan dari Direktur Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada Dr. dr. Rustamadji, M.Kes., terkait penguatan model pembinaan UMKM yang lebih dekat dengan pelaku usaha di lapangan. Arahan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul pada 11 Maret 2026 oleh Kepala Subdirektorat Pemberdayaan kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada Dr. Djoko Santosa, S.Si., M.Si., beserta tim sub Direktorat Pemberdayaan Kepada Masyarakat.
Semangat kewirausahaan tidak selalu lahir dari ruang kelas bisnis. Bagi Herdiana Dewi Utari, S.Si., alumni Universitas Gadjah Mada Fakultas Geografi Program Studi Kependudukan dan Tenaga Kerja angkatan 1991, perjalanan menjadi pelaku UMKM justru tumbuh dari pengalaman hidup, kepedulian sebagai orang tua, dan keberanian membaca peluang pasar.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada yang melakukan kunjungan lapangan ke UMKM Sekar Jawi terdiri dari Widodo, S.T.P., M.Sc. dan apt. Irfan Muris Setiawan, S.Farm., M.Sc. Kunjungan ini bagian dari program pendampingan untuk memperkuat kapabilitas produksi, legalitas produk, dan strategi branding UMKM berbasis kearifan lokal di Peleman RT 09, Kalirandu, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul.
Yogyakarta, 16 Oktober 2025 – Dalam momentum peringatan Hari Pangan Sedunia 2025, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPKM UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kegiatan UMKM Class Series #31 bertema “Strategi Meningkatkan Nilai Ekonomi Singkong melalui Inovasi Budidaya, Pengolahan, dan Hilirisasi Industri.”
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Sidang 1 DPKM UGM ini diikuti oleh puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan dari berbagai daerah di Indonesia.
Yogyakarta, 3 Oktober 2025 — Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPkM UGM) yang merupakan koordinator RCE Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan RCE Yogyakarta Goes to School dengan tema “Wujudkan Prestasi Akademik dan Non-Akademik Melalui Kolaborasi untuk Mencapai Target SDGs” di SMA Negeri 6 Yogyakarta, Jumat (3/10). Acara yang berlangsung di Ruang AVA tersebut dihadiri oleh puluhan siswa yang antusias mengikuti sesi inspiratif bersama para pemateri.
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM kembali menggelar UMKM Class Series ke-28 pada hari ini, Selasa (16/09), kali ini dengan fokus pada topik yang sangat dekat dengan keseharian pelaku usaha kecil, yakni “Penguatan Ketersediaan Bahan Baku dan Branding UMKM.” Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang 1 DPKM UGM ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari berbagai sektor dan penjuru Pulau Jawa.