Yogyakarta, 20 September 2025 – Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (DPkM UGM) bersama RCE Yogyakarta menyelenggarakan Coaching RCE Yogyakarta bertajuk Leading with Impact – Belajar dari Kepemimpinan Akar Rumput pada Sabtu (20/9) di Ruang Sidang 1, DPkM UGM. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Totok Pratopo (Ketua Pemerti Kali Code) dan Atrida Hadianti, S.T., M.Sc., Ph.D (Koordinator RCE Yogyakarta), serta dipandu oleh Farah Raihanah selaku MC dan moderator. Kegiatan ini dirancang untuk menginspirasi masyarakat, terutama generasi muda agar melakukan tindakan nyata yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
SDGs 6 : Air Bersih dan Sanitasi Layak

Kabupaten Kulon Progo merupakan kabupaten yang berada di ujung barat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten ini memiliki banyak destinasi wisata menarik, baik budaya maupun alam yang menarik untuk dikunjungi.

Bendungan Kamijoro adalah salah satu bendungan yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bendungan ini membendung Sungai Progo dan terletak di antara Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo. Bendungan ini mengatur debit air Sungai Progo untuk kemudian digunakan mengaliri areal persawahan di sekitar bendungan. Bendungan Kamioro diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada akhir 2019 lalu.

Kebersihan bukan hanya soal keindahan, melainkan juga kesehatan dan masa depan. Di tengah keasrian alam Desa Sukaluyu yang dikelilingi hamparan kebun teh dan pemandangan hijau, tersimpan persoalan serius yang tak bisa lagi diabaikan: tumpukan sampah yang dibuang sembarangan, mulai dari tepi jalan, saluran air, hingga sela-sela kebun teh. Tentu hal ini disebabkan oleh belum adanya pengelolaan sampah yang memadai, baik pengelolaan sampah bersama maupun mandiri. Tanpa kesadaran bersama, kebiasaan membuang sampah sembarangan ini mengancam kualitas lingkungan, kesehatan warga, serta kelestarian potensi alam desa yang seharusnya menjadi kebanggaan.
Pada tahun 2025 ini, Universitas Gadjah Mada kembali diberikan kesempatan untuk melaksanakan KKN-PPM di Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, tepatnya di Kelurahan Kampung Bugis dan Senggarang. Lokasi KKN yang berada di pesisir laut menghadirkan tantangan tersendiri: rata-rata air sumur yang digunakan masyarakat merupakan air payau dan bahkan terkadang mengandung bauksit, mengingat tanah di Tanjungpinang didominasi oleh mineral ini. Akibatnya, air sering berbau, berwarna kemerahan, serta tidak layak konsumsi.

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmen menghadirkan perubahan nyata di Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Setelah sukses berkontribusi di Kecamatan Hoat Sorbay pada dua tahun sebelumnya, tahun ini mahasiswa UGM melaksanakan berbagai program inovatif yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Desa Patengan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, yang dikenal sebagai desa yang kaya akan wisata alamnya. Namun, di balik indahnya potensi wisata alam yang ada, terdapat tantangan besar perihal pemerataan akses air bersih dan kualitas air yang tersedia di desa. Salah satu unit mahasiswa KKN-PPM UGM 2025 yaitu Galura Ciwidey pun berusaha dalam menghadirkan jawaban dari permasalahan pemerataan air bersih tersebut. Upaya tersebut terdiri dari pembuatan teknologi sederhana, pembuatan peta titik air, uji lab sumber mata air, kajian rancangan peraturan desa, dan edukasi partisipatif.
Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada yang menjalankan pengabdian di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, menginisiasi kegiatan analisis kualitas air bersih yang digunakan warga. Penelitian ini berfokus pada dua sumber utama mata air di desa, yaitu mata air Pelton dan Curug Ceret, yang menjadi sumber utama kebutuhan air rumah tangga warga. Sampel air diambil dari kedua lokasi dan diuji di Dinas Kesehatan Kota Bandung pada tanggal 14 Juli 2025. Pengujian mencakup parameter fisika, kimiawi, dan mikrobiologi.

Minggu, 6 Juli 2025 Tim KKN-PPM UGM Lembaran Bayan 2025 bersama Tim PAMDes (Pengelola Air Minum Desa) Senaru melakukan survey untuk kebutuhan program kerja ke sumber Mata Air yang bernama Lokok Prabu. Lokok Prabu mungkin terdengar asing bagi sebagian besar masyarakat di luar Desa Senaru.

Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara, Musda Guntur, menghadiri kegiatan Ekspos Laporan sekaligus pelepasan mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) di Aula Penginapan Thekozi Kota Kolonodale, Selasa (05/08/2025).
