Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada (UGM) merespons permintaan komunitas UMKM yang tergabung dalam Koperasi Multipihak di Kabupaten Klaten untuk mendapatkan pendampingan dalam upaya meningkatkan kualitas usaha serta memperluas jangkauan pasar. Respons tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026.
SDGs 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab

Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berpartisipasi dalam kegiatan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode April Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta di Halaman Balai Kota Yogyakarta (20/4). Kegiatan ini merupakan agenda resmi Pemerintah Kota Yogyakarta yang melibatkan empat perguruan tinggi: UGM, Universitas Ahmad Dahlan, UPN Veteran Yogyakarta, dan Universitas Janabadra. Pelepasan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, sebagai bentuk penguatan kolaborasi lintas sektor dalam pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kota Yogyakarta.

KULON PROGO – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis kearifan lokal kembali menjadi fokus perhatian dalam upaya penguatan ekonomi kerakyatan. Pada Kamis, 16 April 2026, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) Universitas Gadjah Mada melakukan langkah strategis dengan mengunjungi Sentra Bambu Kencana yang terletak di Padukuhan Jangkang Kidul, Kalurahan Sintoro, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada unit JT-167 Periode 4 2025 menggulirkan dua program unggulan di Desa Selomoyo, Kaliangkrik, Magelang, yakni pembangunan insinerator sampah dan pelatihan pengolahan hasil pertanian. Upaya ini dilakukan sebagai solusi atas persoalan lingkungan sekaligus penguatan ekonomi warga berbasis potensi lokal.

Dibalik hamparan lahan pertanian dan kebun teh di Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, tersimpan potensi lokal tanaman bambu yang selama ini kerap dianggap sebagai tanaman yang tumbuh liar sehingga belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM UGM Sapuran Berperan 2025, mahasiswa hadir untuk mengubah pandangan tersebut melalui berbagai program kerja inovatif yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan tema yang diusung, yaitu “Optimalisasi Potensi Lokal dan SDM Produktif melalui Pengembangan Socio Enterprise Berbasis Bambu dan Pertanian Terintegrasi untuk Mewujudkan Pembangunan Desa Berkelanjutan”.
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Semilir Sambirejo melakukan penguatan tata kelola dan strategi branding bagi Desa Wisata Organik Sukorejo (Deworejo), Kabupaten Sragen. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik desa yang telah lama menerapkan sistem pertanian berkelanjutan secara swadaya. Melalui pendampingan manajerial dan pengembangan konten kreatif, mahasiswa berupaya memposisikan Deworejo sebagai destinasi wisata edukatif yang menonjolkan harmoni antara alam dan kearifan lokal.

Persoalan sampah yang tidak tertangani secara optimal berpotensi memicu berbagai masalah lingkungan, mulai dari pencemaran udara, penyumbatan saluran air yang berujung banjir, hingga meningkatnya risiko gangguan kesehatan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada menghadirkan solusi inovatif dengan membangun tiga unit incinerator pembakar sampah minim asap di Padukuhan Siluk 1, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul.

Banyuurip, Rembang sudah memiliki fasilitas pengolahan sampah an-organik. Namun memiliki fasilitas pengolahan sampah organik. Masyarakat di sana juga belum mengetahui cara mengolahnya.
Empat puluh tujuh mahasiswa UGM melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Rembang. Salah satu yang program kerja mereka yang diberikan kepada warga desa, yaitu membuat komposter sampah organik. Mereka mengajari warga Desa Banyuurip Kecamatan Gunem untuk mengolah sampah sisa makanan menjadi pupuk.

Upaya meningkatkan kecakapan digital di kalangan pelajar terus digencarkan. Pandu Literasi Digital Komdigi bekerja sama dengan Kagama Pemalang serta mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan Literasi Digital di SMA Muhammadiyah 4 Belik, Kamis (22/1/2026).

Di lereng pegunungan Nawangan yang sejuk, tak jauh dari rumah persinggahan Jenderal Soedirman, sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) datang membawa cahaya baru. Bukan cahaya dari lentera, melainkan dari buku, seni, dan harapan.