Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM UGM) Unit Bingkai Mentawai menyelenggarakan kegiatan Edukasi Literasi Digital melalui Penggunaan Gawai secara Bijak bagi masyarakat Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat melalui edukasi mengenai pemanfaatan teknologi secara bijak, pencegahan penyebaran hoaks, perlindungan data pribadi, serta peningkatan kesadaran terhadap berbagai risiko di ruang digital.
Kegiatan ini dimulai dengan pemutaran video edukasi yang menyoroti pentingnya literasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Video tersebut menampilkan studi kasus yang dekat dengan masyarakat, seperti penyebaran informasi yang belum terverifikasi, maraknya penipuan digital, dan pentingnya melindungi data pribadi saat menggunakan internet. Dengan memanfaatkan media audiovisual, tim berharap dapat mempermudah pemahaman peserta tentang tantangan yang dihadapi di era digital.
“Perkembangan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan literasi digital masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya mampu menggunakan gawai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga lebih kritis dalam menerima informasi, bijak bermedia digital, serta memahami pentingnya menjaga keamanan data pribadi,” ungkap Nadifa Nur Aziza, mahasiswa KKN-PPM UGM Tim Bingkai Mentawai.
Setelah pemutaran video, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi menggunakan poster edukasi yang membahas penerapan literasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Tim KKN menjelaskan pentingnya memverifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain dengan memeriksa sumber berita, membandingkan informasi dari berbagai sumber terpercaya, serta menghindari penyebaran informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk penipuan digital yang sering terjadi, seperti tautan palsu (phishing), penyamaran identitas, hingga modus permintaan kode one-time password (OTP) dan kata sandi.

Materi berikutnya membahas pentingnya menjaga keamanan data pribadi sebagai bagian dari penerapan literasi digital. Tim KKN menjelaskan bahwa data pribadi, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, alamat rumah, foto dokumen identitas, PIN, kata sandi, dan kode OTP merupakan informasi yang harus dijaga kerahasiaannya agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat juga diajak menerapkan kebiasaan menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi dua faktor (two-factor authentication), serta memperbarui aplikasi secara berkala sebagai langkah sederhana untuk meningkatkan keamanan dalam beraktivitas di ruang digital.
Selain itu, masyarakat diperkenalkan dengan prinsip 5 Bijak Berdigital, yaitu bijak menerima informasi, bijak memahami informasi, bijak menggunakan teknologi, bijak berinteraksi di ruang digital, dan bijak membagikan informasi. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital secara produktif, bertanggung jawab, serta memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media digital.
Kegiatan edukasi ini diinisiasi oleh Nadifa Nur Aziza, mahasiswa KKN-PPM UGM Tim Bingkai Mentawai, dan didukung oleh tiga rekan lainnya, yaitu Adrian Pratama Nasution, Fauzia Amrina Rosyada, dan Marida Maryam. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyusunan materi edukasi, pembuatan media pembelajaran berupa video dan poster, serta pelaksanaan kegiatan yang berlangsung secara interaktif bersama masyarakat Desa Muntei. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti diskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai penggunaan media digital dalam kehidupan sehari-hari. Suasana yang interaktif tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk memahami cara memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, Tim KKN-PPM UGM Bingkai Mentawai berharap masyarakat Desa Muntei semakin memahami pentingnya literasi digital sebagai bekal dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi. Dengan meningkatnya kemampuan masyarakat dalam memilah informasi, menjaga keamanan data pribadi, dan menggunakan media digital secara bijak, diharapkan tercipta ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan produktif. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Universitas Gadjah Mada dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi digital di masyarakat.
Sumber: Nadifa Nur Aziza, Penulis/Editor: DnHalimah & Sabri, Sumber/Foto: Tim KKN-PPM UGM Bingkai Mentawai.