
Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Bakti Kampus bertujuan memberikan pengarahan mengenai tema dan konsolidasi unit Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) untuk periode 1 Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di halaman depan DPkM dan menjadi langkah penting bagi mahasiswa peserta KKN-PPM untuk mempersiapkan diri sebelum melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di berbagai daerah (7/3).
Dr. Djarot Heru Santoso, M.Hum.Kes, Sekretaris Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat, menyampaikan pengarahan awal mewakili Direktur DPkM. Ia menekankan bahwa rangkaian kegiatan Bakti Kampus ini merupakan tahapan dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun ke lapangan. KKN-PPM untuk periode 1 Tahun 2026 direncanakan dimulai pada 11 April 2026, sehingga mahasiswa masih memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan program dan memperkuat koordinasi tim.
“Melalui kegiatan ini, teman-teman sudah mulai saling mengenal dalam unitnya. Setelah tahap ini, masih ada waktu sebelum penerjunan, termasuk masa libur Lebaran, kemudian dilanjutkan dengan konsolidasi kembali sebelum ke lokasi,” terangnya dalam pengarahan kepada mahasiswa.
Mahasiswa berkumpul bersama unit masing-masing untuk melakukan perkenalan, membahas rencana kegiatan awal, serta memperkuat koordinasi tim. Bakti Kampus kali ini difokuskan pada pengarahan tema KKN-PPM dan konsolidasi unit sebagai tahapan awal dalam membangun kesiapan mahasiswa. Momentum ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mulai memahami arah program KKN-PPM yang akan dijalankan sekaligus membangun komunikasi awal dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan rekan satu unit.
Kepala Subdirektorat Pengelolaan KKN-PPM, Prof. Nanung Agus Fitriyanto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., menekankan bahwa kegiatan Bakti Kampus kali ini difokuskan pada konsolidasi unit dan pembentukan struktur tim mahasiswa. Menurutnya, tahap awal ini penting agar setiap unit memiliki pembagian peran yang jelas sebelum menyusun rencana observasi dan program kerja di lokasi KKN. “Hari ini fokus kita adalah membentuk struktur unit dan instrumen kerja bersama DPL. Dari sini nanti mahasiswa bisa mulai menyiapkan rencana observasi serta pembagian kelompok dalam subunit,” jelasnya.
Antusiasme mahasiswa terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan koordinasi bersama unit masing-masing. Salah satu peserta, Esther Percie Du Sert, mahasiswa internasional asal Perancis dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, mengungkapkan kegembiraannya dapat mengikuti rangkaian kegiatan persiapan KKN-PPM. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk bertemu dengan anggota tim serta memahami lebih jauh rencana pelaksanaan program di lokasi penugasan. “Saya sangat senang bisa bertemu dengan semua anggota unit hari ini. Semua orang sangat ramah, dan saya sangat bersemangat mengikuti program KKN-PPM ini,” ujarnya. Esther juga menambahkan bahwa sebagai mahasiswa internasional, pengalaman terlibat langsung dalam program pengabdian masyarakat menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk belajar sekaligus mengenal masyarakat Indonesia lebih dekat.
Selain Esther, antusiasme serupa juga disampaikan oleh Clémence Remy, mahasiswa internasional dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan Bakti Kampus menjadi kesempatan yang menyenangkan untuk bertemu dengan mahasiswa lain yang akan terlibat dalam program KKN-PPM. “Kegiatannya sangat menyenangkan. Semua orang sangat ramah dan saya senang bisa bertemu dengan teman-teman dalam program KKN-PPM ini,” ujarnya. Clémence juga menyampaikan bahwa ia merasa bersyukur dapat mengikuti program tersebut karena memberikan kesempatan untuk belajar lebih jauh tentang budaya Indonesia sekaligus terlibat langsung dalam kegiatan bersama masyarakat. “Saya berharap bisa belajar lebih banyak tentang budaya Indonesia di Jawa dan berpartisipasi langsung dalam kegiatan di masyarakat,” pungkasnya.
Kehadiran para DPL dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam memberikan arahan awal serta memastikan mahasiswa memahami peran dan tanggung jawabnya selama menjalankan program KKN-PPM di masyarakat. Melalui kegiatan Bakti Kampus ini, Universitas Gadjah Mada kembali menegaskan komitmennya dalam menanamkan nilai kepemimpinan, kolaborasi, dan kepedulian sosial kepada mahasiswa. Adanya pengarahan tema serta konsolidasi unit sejak awal, mahasiswa diharapkan mampu mempersiapkan program pengabdian yang matang, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.
Penulis/Editor: DnHalimah&Sabri/Dn Halimah, Sumber/Foto: Tim Humas Media Publikasi DPkM UGM