• Tentang UGM
  • Simaster
  • KKN-PPM
  • Student Community Service
  • Jurnal Pengabdian
  • Mitra Pengabdian
  • Workshop UMKM
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat
  • Beranda
  • Subdirektorat
    • Kuliah Kerja Nyata
      • KKN-PPM
      • SCS-CEL
    • Pemberdayaan Masyarakat
      • RCE – Yogyakarta
      • UMKM
      • TTG
      • DERU – UGM
      • Wilayah Binaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Data & Informasi
  • Publikasi
  • Tentang
    • Sekilas DPkM
    • Struktur Organisasi
    • Kontak
  • Beranda
  • Berita Utama DPkM
  • UGM Dorong Desa Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Monev KKN-PPM di Salaman Magelang

UGM Dorong Desa Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Monev KKN-PPM di Salaman Magelang

  • Berita Utama DPkM, KKN, SDGs 1 : Menghapus Kemiskinan, SDGs 10 : Mengurangi Kesenjangan, SDGs 17 : Kemitraan untuk mencapai tujuan, SDGs 3 Kehidupan sehat dan sejahtera, SDGs 4 : Pendidikan berkualitas (quality education)
  • 2 Februari 2026, 09.56
  • Oleh: dwi.nur.halimah
  • 0

 

Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) KKN-PPM Tahun 2026 di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan desa wisata dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan keberlanjutan.

Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2026 di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (30/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UGM untuk memastikan pelaksanaan KKN-PPM berjalan sesuai tujuan akademik sekaligus memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., Sp.OG (K), Ph.D., bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., meninjau langsung lokasi KKN-PPM UGM Periode 4 Unit JT-154. Unit ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Prof. Wihana Kirana Jaya, M.Soc.Sc., Ph.D., dengan fokus tema Pengembangan Desa Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat melalui KKN-PPM UGM di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Dalam kesempatan MONEV ini, Prof. Wihana menekankan pentingnya pembangunan ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada praktik nyata dan prinsip keberlanjutan. Ia menjelaskan bahwa pengembangan durian di kawasan Salaman dilakukan secara bertahap, mulai dari pembibitan hingga pengelolaan komunitas, dengan mengedepankan prinsip berbagi manfaat kepada masyarakat lokal. Menurutnya, pembangunan tidak semata berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada penguatan komunitas, penerapan ekonomi sirkular, serta pemanfaatan limbah organik seperti daun dan kulit durian yang dapat diolah kembali menjadi pupuk pertanian. Ia berharap kawasan ini dapat dikembangkan sebagai desa wisata berbasis pendidikan dan budaya, sekaligus menjadi studi kasus ekonomi berkelanjutan bagi mahasiswa.

Rektor UGM Prof. Ova Emilia menyampaikan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa KKN-PPM di Salaman merupakan contoh nyata penerapan ekonomi kerakyatan. Ia menegaskan bahwa “Pembelajaran di UGM tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat. Pelaksanaan KKN-PPM dinilai sejalan dengan nilai-nilai utama UGM, yaitu merakyat, mendorong kemandirian masyarakat, serta berorientasi pada keberlanjutan”, terangnya. Prof. Ova juga menyoroti potensi durian sebagai daya tarik wisata yang kuat dan berharap pengembangan kawasan ini dapat menjadi bagian dari kolaborasi lintas pihak, termasuk dengan pemerintah daerah.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Magelang terhadap penguatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya UGM. Ia mengungkapkan bahwa “Pemerintah daerah telah mengalokasikan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi serta berharap kerja sama melalui program KKN-PPM dapat terus ditingkatkan untuk mengoptimalkan potensi desa, termasuk sektor pertanian, pembibitan, dan pengembangan desa wisata”, ungkapnya. Menurutnya, pembangunan daerah perlu dimulai dari penguatan ilmu pengetahuan dan peran generasi muda sebagai agen perubahan di desa.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam kegiatan monev ini adalah peresmian perpustakaan sebagai bagian dari upaya penguatan literasi masyarakat desa. Selain itu, mahasiswa KKN-PPM memaparkan program unggulan yang berfokus pada pengolahan pupuk dari limbah ternak untuk mendukung pembibitan durian. Program ini menjadi wujud integrasi antara potensi lokal, sektor pertanian, dan pengembangan desa wisata.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, UGM menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelaksanaan KKN-PPM sebagai kegiatan akademik yang berorientasi pada keberlanjutan program, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan potensi desa. Program pengolahan pupuk ternak untuk pembibitan durian menjadi salah satu contoh konkret kontribusi mahasiswa KKN-PPM UGM dalam mendukung pengembangan desa wisata di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

Usai rangkaian monev, Rektor UGM, Wakil Rektor UGM, dan Bupati Magelang turut melakukan jelajah kebun durian di kawasan Kirana Agrowisata Durian (KADU), Salaman. Rombongan meninjau langsung proses budidaya durian sekaligus mencicipi sejumlah varietas durian unggulan hasil pengembangan komunitas masyarakat setempat. Kegiatan ini menutup kunjungan dengan penegasan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan potensi lokal berbasis pendidikan dan keberlanjutan.

Koordinator Mahasiswa Unit (Kormanit) JT-154, Salman Adinata, menyampaikan apresiasi atas kunjungan serta kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Rektor UGM bersama jajaran pimpinan universitas dan Pemerintah Kabupaten Magelang. Momentum MONEV menjadi penting bagi mahasiswa untuk menyampaikan capaian program dan perkembangan pelaksanaan KKN-PPM selama hampir 40 hari secara langsung kepada para pemangku kepentingan. “Kami berharap KKN-PPM UGM di Kecamatan Salaman dapat selesai dengan tuntas, berkelanjutan, dan memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi masyarakat Salaman, tetapi juga Kabupaten Magelang,” pungkasnya.

Penulis/Editor: DnHalimah&Ainun/Dn Halimah, Sumber/Foto: Tim Humas DPkM UGM

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Gadjah Mada

Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7,
Yogyakarta, Indonesia 55281
+62-274-552432
  +62-274-6492082, +62-274-6492083

whatsapp : 08112576939 (KKN)

 dit.pengabdian@ugm.ac.id
 Sekretariat DPKM : sekdit.dpkm@ugm.ac.id
Telepon Internal UGM : 82488(Sekretariat), 82486(KKN), 82490(Pemberdayaan Masyarakat).

 

Tentang DPKM

  • Sekilas DPKM
  • SOTK
  • Statistik

Tautan

  • LPPM-UGM
  • Publikasi
  • PIAT
  • Sekretariat RCE Yogyakarta
  • Instagram Pengabdian UGM
  • Instagram KKN UGM
  • YouTube KKN
  • KNPPM UGM
  • Instagram RCE Yogyakarta

© Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY