KOMPOR LISTRIK ENERGI SINAR MATAHARI UNTUK UMKM
(Indah Soesanti,Priyatmadi, Fak. Teknik UGM)

DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN GURAMI BERBASIS UMKM
(Sitti Ari B,Eko S,Indun Dewi P,Wahdan F,Susana Endah R,  Fak. Pertanian UGM)

MESIN PENGERING HIBRID UNTUK UMKM
( Sri Rahayoe, Hanim Zuhrotul A, Peni Setyawati, Fak. Teknologi Pertanian UGM)

PENGERING SURYA TUNGKU TERMODIFIKASI UNTUK UMKM
(Devi Yuni Susanti, Prihati Sih Nugraheni, Anang Hermawan, Fak Teknologi Pertanian UGM)

ALAT PENGERING BIJI KAKAO UNTUK UMKM
(Susanto Johanes, Soeadgihardja Siswantoro, Greg. Sukartono, Sekolah Vokasi UGM)

SAYURAN VERTICULTURE BERBASIS UMKM
(Mulyono Nitisapto, Rahmad Gunadi,Ken Suratiyah,B. Triman, Fak. Pertanian UGM)

MESIN PENGERING TIPE BAK DATAR UNTUK UMKM
(Joko Nugroho, Nursigit Bintoro, Fak. Teknologi Pertanian UGM)

PRODUK KOMERSIL KULIT IKAN KAKAP BERBASIS UMKM
( Ambar Pertiwiningrum, Mgs.M. Prima Putra, Fak. Peternakan UGM)

Pertumbuhan UMKM memerlukan dukungan dari berbagai aspek, yang meliputi aspek regulasi, kebijakan, keuangan, kapasitas sumber daya manusia dan teknologi. Dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) produk dan jasa baik dari dalam negeri dan luar negeri dapat dengan mudah berkompetsisi di pasar bebas. Untuk mempertahankan eksistensi produk UMKM dan menjadikan era MEA sebagai peluang selain juga dapat menjadi ancaman, penguatan kapasitas UMKM merupakan salah satu strategi untuk dapat menembus dan bersaing dengan produk dari luar negeri.

Sektor UMKM semakin memiliki peranan yang sangat penting dan strategis. Peran tersebut terlihat pada aspek-aspek peningkatan penyerapan tenaga kerja, pemerataan pendapatan, pertumbuhan ekonomi secara nasional dengan salah satu komponen pentingnya adalah terjadinya peningkatan ekspor non migas. Dalam era ekonomi global saat ini, yang dicirikan kuat oleh sifat dunia tanpa batas dan serba kompetisi, UMKM dituntut untuk melakukan perubahan guna meningkatkan daya saingnya.

Pertumbuhan sektor UMKM yang cukup besar merupakan suatu potensi bagi tumbuhnya sektor industri pengolahan maupun jasa. Di sisi lain, UMKM juga dapat dianggap sebagai penyedia barang dan jasa input bagi perusahaan besar melalui berbagai macam mekanisme diantaranya melalui skema kemitraan. Interaksi timbal balik ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas para pelaku usaha terlepas dari skala usahanya. Disamping itu, kemitraan dengan UMKM yang berproduktifitas tinggi akan meningkatkan daya saing perusahaan besar itu sendiri.

Perguruan tinggi dengan tri dharmanya dapat berperan mendorong dan memberikan produk-produk inovasi teknologi serta pendampingan bagi pelaku UMKM. Melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Gadjah Mada sejak tahun 2006 telah secara terstruktur melakukan fasilitasi dan kemitraan untuk pengembangan UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

rceugm

deruugm

aspirasi

TTUGM

pkm_logolink2